bernasnews — SMK Marsudirini St. Fransiskus menyelenggarakan workshop skill bagi siswa-siswi kelas X dan XI jurusan PPLG (Pengembangan Perangkat Lunak & Gim) bersama Tim Crocodic Academy, yang berlangsung di Lab 3 SMK St. Fransiskus, Jalan Wolter Monginsidi, Semarang, Kamis, 19 Februari 2026.
Sebanyak 17 siswa terlibat dan antusias dalam workshop pengembangan game, dimana dalam teknologi saat ini tidak hanya sekadar membuat game melalui coding saja.
“Namun ada banyak ruang lingkup yang melatar belakangi pembuatan game antara lain pembuatan asset, audio, coding dan storytelling,” ungkap Krida Pandu Gunata, CEO Crocodic Academy, selaku narasumber.
Para siswa diajak stretching berupa pretest sebelum memulai kegiatan workshop. Selanjutnya Arif selaku Mentor yang concern di bidang unity mengajak siswa-siswi menginstal ulang unity versi 2002 , men-download asset tiny URL yang berupa object dan scene sebelum praktik membuat game.
Menurut Arif, para siswa akan berproses belajar dari hal mengunduh asset, mengaplikasikan asset dalam scene, memberikan script menggunakan bahasa pemograman berorientasi object.
“Hasil akhirnya nanti para siswa dapat membuat game yang berbentuk seperti flappy bird, dimana object utama bisa terbang melewati pipa-pipa, apabila menabrak maka akan Game Over,” bebernya.
Harapannya dengan adanya workshop ini para siswa akan semakin menambah wawasan dan ilmu dalam dunia pengembangan gim serta menggali bakat siswa-siswi khususnya kelas X dan XI SMK St. Fransiskus Semarang, jurusan PPLG untuk menciptakan game sendiri. (zbd/ Mrs. Natalia M, S.Pd, Wakahumas SMK St. Fransiskus Semarang)












