bernasnews — Kecelakaan tunggal terjadi di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) wilayah Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Minggu, 15 Februari 2026 sekitar pukul 06.07 WIB.
Mobil Suzuki XL7 bernomor polisi G 1878 NK menabrak tebing setelah pengemudi berupaya menghindari seekor kucing yang menyeberang jalan.
Peristiwa terjadi di KM 29 JJLS, tepatnya di Padukuhan Cekel, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari.
Insiden tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.
Kronologi Kecelakaan
Kapolsek Saptosari, AKP Sigit Teja Sukmana, menjelaskan bahwa kendaraan melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang.
Mobil dikemudikan oleh pria berinisial MAP, warga Pekalongan, Jawa Tengah.
Saat melintas di lokasi kejadian, seekor kucing tiba-tiba menyeberang jalan.
Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri untuk menghindari hewan tersebut sehingga kendaraan kehilangan kendali.
“Pengemudi berusaha menghindari kucing yang menyeberang jalan, kemudian membanting setir ke kiri hingga kendaraan oleng dan menabrak tebing. Kejadian ini merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal,” ujar AKP Sigit.
Bagian depan kendaraan menghantam tebing di sisi jalan hingga mengalami kerusakan cukup parah.
Kondisi Korban dan Penanganan
Akibat kecelakaan tersebut, bodi depan mobil ringsek dan kendaraan tidak dapat dikemudikan kembali.
Petugas bersama warga melakukan evakuasi terhadap pengemudi dan penumpang yang mengalami luka.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga saat ini, para korban masih menjalani perawatan dan observasi.
“Mobil mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan dan tidak bisa dikemudikan. Pengemudi serta penumpang sudah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” tegasnya.
Imbauan Keselamatan di JJLS
Jalur JJLS di wilayah Saptosari dikenal memiliki kontur jalan berkelok dan berbatasan dengan tebing di sejumlah titik.
Kondisi tersebut memerlukan kewaspadaan pengendara, terutama saat melakukan manuver mendadak.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk menjaga kecepatan kendaraan dan tetap fokus saat melintas di jalur rawan kecelakaan.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas di wilayah selatan Gunungkidul. (Eln)












