News  

Daftar Lokasi dan Jadwal Tukar Uang Baru 2026 di Jogja, Sleman, hingga Kulonprogo

Informasi lokasi dan jadwal tukar uang baru 2026 di Jogja, Sleman hingga Kulonprogo.

bernasnews – Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026, kebutuhan uang pecahan baru di masyarakat meningkat signifikan. Simak informasi lokasi penukaran uang baru 2026 di Jogja, Sleman, Gunung Kidul hingga Kulonprogo.

Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Wilayah DIY telah menyiapkan sejumlah titik layanan kas keliling untuk melayani penukaran uang baru. Informasi resmi terkait lokasi dan jadwal penukaran telah diumumkan melalui akun Instagram bank_indonesia_kpwdiy.

Masyarakat diingatkan agar melakukan pemesanan terlebih dahulu sebelum datang ke lokasi penukaran. Seluruh proses dilakukan melalui platform resmi milik Bank Indonesia, yakni PINTAR.

PINTAR merupakan platform digital resmi yang dikelola Bank Indonesia untuk melayani penukaran uang Rupiah. Layanan ini mencakup penukaran uang rusak atau cacat hingga penukaran uang pecahan baru.

Kehadiran PINTAR bertujuan untuk menertibkan proses penukaran agar lebih transparan dan tercatat. Sistem ini juga dirancang untuk mencegah praktik percaloan sekaligus memastikan kuota penukaran sesuai ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia.

Masyarakat diimbau hanya menggunakan saluran resmi tersebut guna menghindari risiko peredaran uang palsu maupun biaya tambahan yang tidak wajar.

Jadwal dan Lokasi Tukar Uang Baru di Jogja 2026

Pada periode pertama, layanan kas keliling Bank Indonesia akan dipusatkan di sejumlah masjid besar di Yogyakarta. Pelayanan dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Berikut daftar lokasi dan jadwal penukaran uang baru di Jogja 2026:

  • 23 Februari 2026 di Masjid Kauman
  • 23 Februari 2026 di Masjid Syuhada
  • 24 Februari 2026 di Masjid Agung Sleman
  • 24 Februari 2026 di Masjid Agung Kulonprogo
  • 25 Februari 2026 di Masjid Agung Bantul
  • 26 Februari 2026 di Masjid Agung Wonosari

Seluruh layanan hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang telah memiliki bukti pemesanan melalui situs resmi pintar.bi.go.id.

Cara Pesan Tukar Uang Baru Lewat PINTAR

Agar tidak kehabisan kuota, masyarakat perlu memahami alur pemesanan secara sistematis melalui platform PINTAR BI.

1. Akses Laman Resmi PINTAR

Buka situs resmi PINTAR BI melalui peramban internet. Pastikan koneksi internet stabil dan perangkat dalam kondisi baik karena kecepatan akses sangat menentukan keberhasilan memperoleh kuota.

2. Pilih Lokasi dan Tanggal Penukaran

Pada menu utama, pilih opsi “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling”. Selanjutnya tentukan provinsi, lokasi penukaran, serta tanggal yang tersedia. Kuota bersifat terbatas dan dibuka sesuai jadwal yang telah ditentukan.

3. Isi Data Diri Lengkap

Masukkan data diri secara akurat, meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, nomor telepon, dan alamat email. Pastikan NIK belum digunakan untuk penukaran pada periode yang sama.

4. Tentukan Nominal dan Pecahan

Pilih jumlah nominal yang akan ditukarkan beserta jenis pecahan yang diinginkan. Bank Indonesia menetapkan batas maksimal penukaran tahun 2026 sebesar Rp 5,3 juta per orang.

5. Verifikasi dan Simpan Bukti Pemesanan

Setelah seluruh data terisi, lakukan verifikasi. Jika berhasil, sistem akan menerbitkan bukti pemesanan lengkap dengan kode QR dan detail jadwal. Dokumen ini wajib ditunjukkan saat penukaran di lokasi.

Jadwal War Tukar Uang Baru 2026

Pembukaan kuota penukaran uang baru dilakukan dalam dua tahap. Untuk wilayah Pulau Jawa, pemesanan tahap pertama dibuka mulai 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB. Sementara wilayah luar Pulau Jawa dapat melakukan pemesanan mulai 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.

Tahap kedua untuk Pulau Jawa dimulai 26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB. Adapun wilayah luar Pulau Jawa dibuka pada 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.

Bank Indonesia biasanya merilis kuota pada waktu-waktu tertentu, kerap pada tengah malam atau pagi hari. Masyarakat disarankan rutin memantau laman PINTAR beberapa hari sebelum jadwal yang diinginkan.

Penukaran harus sesuai dengan nominal dan pecahan yang tercantum dalam bukti pemesanan. Masyarakat tidak diperkenankan menukar melebihi jumlah yang telah disetujui sistem.

Melalui momentum SERAMBI 2026, Bank Indonesia juga mengajak masyarakat untuk mengenali keaslian uang Rupiah menggunakan metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

Selain itu, masyarakat diingatkan merawat Rupiah dengan prinsip 5J: Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi.

Sinergi dalam penyediaan uang tunai yang memadai, percepatan pembayaran digital, serta partisipasi aktif masyarakat dalam bertransaksi secara bijak diharapkan dapat menjaga kelancaran sistem pembayaran selama Ramadan dan Idul Fitri 2026. (anp)

toto togel

situs togel

togel online

toto togel

situs slot

link togel

slot online

togel online

toto togel

situs togel

situs toto

toto togel

situs toto

kawijitu

situs toto

kawijitu

toto slot

situs toto

toto online

situs slot

situs toto

slot gacor

kawijitu

kawijitu