bernasnews — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) DIY bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indoensia (ISEI) Cabang Yogyakarta menyelenggarakan motor touring bersama, dengan Start di Halaman KPwBI DIY, Kawasan Titik Nol, Yogyakarta dan berakhir di Girimanah Resto, Nanggulan, Kulon Progo, DIY, pada Sabtu. 7 Februari 2026.
Jelajah bersepeda motor atau touring menempuh rute sejauh 50 kilometer, menyusuri kawasan perdesaan di wilayah Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulon Progo, DIY. Jumlah peserta motor touring mencapai 20 orang dan kecepatan sepeda motor hanya berkisar 30-50 km per jam.
Peserta touring Bersama antara lain Sri Darmadi Sudibyo, Kepala KPwBI DIY; Hermanto, Deputi Kepala KPwBI DIY; Budiharto Setyawan, Penasehat ISEI Cabang Yogyakarta; Rudy Badrudin, Wakil Ketua 2 ISEI Cabang Yogyakarta; Tri Saktiyana, Asekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda DIY, serta Y. Sri Susilo, Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta.
Kepala KPwBI DIY, Sri Darmadi Sudibyo dalam kesempatan itu mengungkapkan, bahwa jelajah di wilayah perdesaan DIY sungguh menarik lantaran pemandangan yang indah dan jalan yang relatif nyaman untuk dilalui sepeda motor.
Sudibyo yang mengendarai sepeda motor Piaggio ini, juga pernah jelajah di wilayah Kabupaten Bantul dan Gunungkidul. Menurutnya, wisata bersepeda motor ini dapat dikelola menjadi paket wisata alternatif secara professional.
“Ke depan wisata bersepeda motor ini dapat dikelola menjadi paket wisata alternatif secara professional,” harap Sudibyo yang juga penggemar bersepeda dan menjadi Ketua Dewan Pengawas/Pengarah ISEI Cabang Yogyakarta (ex officio).
Senada dengan pendapat Kepala KPwBI DIY, Y. Sri Susilo, Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta, menyatatakan dengan potensi alam dan infrastruktur jalan yang mendukung maka wilayah DIY dapat dikembangkan wisata bersepeda motor.
Menurutnya, wisata motor tersebut dapat menjelajahi wilayah DIY dan atau sebagian wilayah Kabupaten Sleman, Gunungkidul, Bantul dan Kulon Progo.
“Pelaku usaha dapat menyiaplan paket dengan sepeda motor atau tanpa sepeda motor,” terang Susilo yang mempunyai hobby jalan sehat dan juga pegiat wisata, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/2/2026).

Setelah sampai sampai finish di Girimanah Resto, para peserta menikmati sajian pembuka yang telah dihidangkan. Selanjutnya diselenggarakan rapat koordinasi program kerja (rakor proker) kolaborasi nKPwBI DIY dan ISEI Cabang Yogaykarta.
“Program kerja yang kami usulkan merupakan keberlanjutan dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Hermanto, Deputi KPwBI DIY. Menurut Hermanto, program kerja tersebut merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara KPwBI DIY dan ISEI Cabang Yogyakarta.
Sementara penjelasan proker secara detil dan lengkap disampaikan oleh Arya Jodilistyo, Ekonom KPwBI DIY. Sedangkan untuk menanggapi proker tersebut disampaikan oleh Gumilang AS, Wakil Ketua 1 ISEI Cabang Yogyakarta.
Proker yang dikolaborasian tersebut adalah: (1) Yogyakarta Economic Symposium (YES) 2026. (2) Masyarakat dan Pedagang Tanggap Inflasi (Mrantasi) Goes to Campus. (3) Database Pariwisata. (3) ISEI Forecaster. (5) D’Specialist Menulis dan D’Specialist Mengajar.
“Semua kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh pengurus dan anggota ISEI Cabang Yogyakarta termasuk kampus bidang Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi serta ISEI Muda dan Mahasiswa,” tambah Y. Sri Susilo, Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta. (*/ ted)











