News  

Melalui Kegiatan Walking Tour dan Cooking Class, Kokoon Hotel Surabaya Perkenalkan Budaya Lokal kepada Siswa Jakarta Nanyang School

Suasana kegiatan Cooking Class yang dipandu oleh Chef dari Kokoon Hotel Surabaya. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Sejumlah siswa Jakarta Nanyang School diajak merasakan pengalaman Kota Surabaya, sebagai kota perjuangan dan kota yang penuh dengan kenangan, melalui kegiatan Walking Tour dan Cooking Class yang diselenggarakan oleh Kokoon Hotel Surabaya, pada tanggal 5 Februari 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kekayaan sejarah dan budaya Kota Surabaya kepada para siswa, khususnya di kawasan Surabaya Utara yang dikenal dengan bangunan-bangunan ikonik peninggalan kolonial Belanda dan kawasan Pecinan atau hunian warga Tionghoa tempo dulu.

Wiwied A. Widyastuti, Hotel Manager Kokoon Hotel Surabaya menjelaskan, kegiatan ini diawali dengan walking tour dengan mengajak seluruh siswa berjalan dari hotel menuju tujuan utama Pasar Pabean yang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan tradisional di Surabaya Utara pada era kolonial Belanda.

“Setibanya di Pasar Pabean, mereka diajak melihat secara langsung suasana pasar serta ragam bahan pangan dan rempah-rempah lokal yang sebelumnya dijelaskan juga tentang sejarah perkembangan Pasar Pabean,” kata Wiwieda, dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/2/2026).

“Selama perjalanan, mereka juga mengunjungi sejumlah lokasi dan bangunan bersejarah, di antaranya Perkumpulan Hwie Tiauw Ka, kawasan Kya Kya Kembang Jepun, Rumah Abu Keluarga Han, hingga Klenteng Sukhaloka. Cerita sejarah perkembangan kaum Tionghoa di Surabaya menjadi tema utama dalam walking tour sebelum siswa melakukan cooking class bersama chef,” lanjutnya.

Setelah rangkaian kegiatan walking tour selesai, acara dilanjutkan dengan cooking class yang dilakukan di area kolam renang Kokoon Hotel Surabaya. Para peserta diajak untuk memasak krengsengan ayam dengan bahan-bahan yang telah dipersiapkan oleh team hotel sebelumnya.

Sesi foto bersama usai kegiatan. (Foto: Istimewa)

Masih menurut Wiwied, semua siswa secara aktif terlibat dalam setiap proses, mulai dari menyiapkan dan menyesuaikan takaran bumbu, mengolah bahan dan memasak, hingga melakukan plating hasil masakan mereka masing-masing.

“Melalui kegiatan walking tour dan cooking class ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dan menyenangkan bagi para siswa, tidak hanya mengenal Surabaya sebagai kota besar, tetapi juga memahami sejarah, budaya, dan kekayaan kuliner lokal yang tumbuh di dalamnya,” ungkap Wiwied.

Pihaknya juga berharap pengalaman ini dapat meninggalkan kesan positif sekaligus memperluas wawasan para siswa tentang pentingnya pelestarian budaya dan nilai kebersamaan. Selanjutnya kegiatan ditutup dengan penyerahan goodie bag kepada dua kelompok terpilih berdasarkan kategori masakan terenak dan plating terbaik.

“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai sejarah, budaya, kuliner, dan kerjasama tim. Sekaligus kesempatan untuk belajar, berinteraksi, dan menikmati kebersamaan dalam suasana yang menyenangkan di Kokoon Hotel Surabaya,” pungkas Wiwied A. Widyastuti. (*/ ted)

 

toto togel

situs togel

togel online

toto togel

situs slot

link togel

slot online

togel online

toto togel

situs togel

situs toto

toto togel

situs toto

situs toto

toto slot

toto online

situs slot

situs toto

slot gacor

kawijitu

kawijitu

kawijitu

slot gacor

rtp slot

situs toto