bernasnews — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman secara rutin melaksanakan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dengan menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah setiap hari Senin.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026 dan Senin, 2 Februari 2026, pukul 07.00–08.00 WIB, di sejumlah TK, SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Sleman. Sebanyak 10 sekolah terlibat dalam program ini dengan total peserta mencapai 4.142 orang, terdiri dari guru dan siswa.
Program ini merupakan implementasi dari ANANDA (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak) BERSINAR (Bersih Narkoba), yang bertujuan mendorong anak tumbuh positif, terhindar dari narkoba, dan memiliki masa depan yang cerah. Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut Nota Kesepakatan BNNK Sleman dengan Bupati Sleman terkait sinergi P4GN serta Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman tentang integrasi kurikulum anti narkoba dan pembina upacara.
Dalam amanat upacara, petugas BNNK Sleman menyampaikan pentingnya kesadaran akan bahaya narkotika serta peran siswa sebagai generasi penerus bangsa untuk menjaga diri dari ancaman narkoba dan dampak buruknya terhadap kesehatan. Siswa juga dibekali pengetahuan mengenai jenis dan penggolongan narkotika, termasuk modus penyamaran narkoba dalam makanan, permen, minuman, maupun produk vape/vapor, agar lebih waspada terhadap hal-hal mencurigakan.
Selain itu, disampaikan pula dampak negatif penyalahgunaan narkotika serta upaya rehabilitasi bagi pengguna.
Kepala BNNK Sleman, Kombes Pol. Teguh Tri Prasetya menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan strategis bagi dunia pendidikan.
“Kegiatan KIE melalui Pembina Upacara saat Upacara Bendera di Sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa akan bahaya narkotika, membangun komitmen terhindar dari peredaran gelap narkotika dan terbentuknya ketahanan diri remaja anti narkotika serta menciptakan lingkungan sekolah sebagai sekolah yang berprestasi dan Bersinar (Bersih Narkoba),” ujarnya.











