Sambutan Ketua Umum KADIN DIY dalam Pelantikan Pengurus KADIN DIY Masa Bakti 2025-2030

GKR Mangkubumi selaku Ketua Umum KADIN DIY, Masa Bakti 2025-2030. (Foto: Istimewa)

bernasnews – Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2025–2030, telah diselenggarakan, bertempat di Hotel Alana Palagan, Kabupaten Sleman, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Acara ini menjadi momentum penting bagi dunia usaha di DIY dalam memperkuat sinergi antara pelaku bisnis, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Pelantikan ini merupakan lanjutan dari Musyawarah Daerah (Musda) ke-9 KADIN DIY yang diselenggarakan di Jogja Expo Center, pada 8 November 2025.

Dalam Musda tersebut, secara aklamasi, GKR Mangkubumi kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum KADIN DIY untuk masa bakti 2025–2030.

Berikut sambutan lengkap Ketua Umum KADIN DIY, GKR Mangkubumi dalam Pelantikan Pengurus KADIN DIY Masa Bakti 2025-2030, yang berlangsung, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,

Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Yang saya hormati Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X

Yang saya hormati Forkopimda DIY

Yang saya hormati para calon pengurus KADIN DIY, serta seluruh hadirin yang berbahagia.

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita dapat melaksanakan Pelantikan Pengurus KADIN Daerah Istimewa Yogyakarta Masa Bakti 2025–2030 dalam suasana khidmat dan penuh harapan.

Momentum ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan peneguhan amanah dan tanggung jawab strategis KADIN DIY sebagai mitra pembangunan daerah, penggerak dunia usaha, sekaligus penjaga nilai-nilai luhur Yogyakarta.

Hadirin yang saya muliakan,

KADIN DIY menyadari sepenuhnya bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak dapat berjalan sendiri. Oleh karena itu, KADIN DIY berkomitmen untuk bersinergi dan berkolaborasi secara aktif dengan Pemerintah Daerah, khususnya dalam mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DIY serta Visi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta  “Terwujudnya Pancamulia Masyarakat Jogja melalui Reformasi Kalurahan, Pemberdayaan Kawasan Selatan, serta Pengembangan Budaya Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi Informasi”.

Visi ini bertujuan meningkatkan kemuliaan hidup warga, mengurangi kemiskinan, dan ketimpangan wilayah.

Sinergi ini diwujudkan  melalui penguatan peran dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja dalam penciptaan lapangan kerja, pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM, peningkatan investasi yang berkualitas, serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam menjalankan peran tersebut, KADIN DIY meneguhkan komitmen untuk menjadikan tiga filosofi utama Yogyakarta sebagai landasan nilai, etika, dan arah kebijakan organisasi selaras serta sesuai dengan moto KADIN yaitu Tabah, Jujur dan Setia.

Filosofi Pertama, Hamemayu Hayuning Bawana

Hamemayu Hayuning Bawana mengajarkan kewajiban untuk merawat, menjaga, dan memperindah tatanan kehidupan dunia. Dalam konteks pembangunan ekonomi, filosofi ini selaras dengan Kerangka Sustainable Development Goals (SDGs) yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan keadilan sosial serta pengarus utamaan Environmental Social Governance (ESG) dalam praktik bisnis.

KADIN DIY mendorong dunia usaha agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,  sejalan dengan arah RPJMD DIY dan visi pembangunan Gusti DIY hingga 2027, yang menempatkan kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan sebagai prioritas utama.

Filosofi Kedua, Sangkan Paraning Dumadi

Sangkan Paraning Dumadi mengajarkan kesadaran akan asal-usul dan tujuan akhir setiap tindakan, yang menuntun manusia untuk senantiasa bertindak dengan tanggung jawab moral. Nilai ini menjadi dasar penguatan integritas dan penerapan prinsip Good Corporate Governance dalam dunia usaha.

KADIN DIY berkomitmen membangun ekosistem usaha yang beretika, transparan, akuntabel, dan patuh terhadap hukum. Dengan integritas yang kokoh, dunia usaha akan menjadi pilar kepercayaan publik serta mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan target pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD DIY.

Filosofi Ketiga, Manunggaling Kawula Gusti

Manunggaling Kawula Gusti mencerminkan kesatuan antara pemimpin dan rakyat, antara kebijakan dan aspirasi masyarakat. Filosofi ini selaras dengan nilai demokrasi, partisipasi, dan dialog sosial.

Dalam konteks KADIN DIY, nilai ini diwujudkan melalui kepemimpinan yang inklusif, pengambilan keputusan yang partisipatif, serta kolaborasi erat antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat. KADIN DIY harus menjadi wadah bersama, tempat seluruh pelaku usaha besar, menengah, dan kecil dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi daerah.

Hadirin yang saya hormati,

Kepada seluruh pengurus KADIN DIY yang baru dilantik, saya mengucapkan selamat mengemban amanah. Tantangan ke depan semakin kompleks, namun dengan sinergi, kolaborasi, integritas, dan semangat kebersamaan.

Saya yakin KADIN DIY mampu menjadi kekuatan penggerak ekonomi daerah serta mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Yogyakarta yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Mari kita satukan langkah, selaraskan niat, dan kuatkan kolaborasi demi masa depan Daerah Istimewa Yogyakarta yang kita cintai.

Terima kasih atas perhatian hadirin sekalian.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Om Shanti Shanti Shanti Om.

Yogyakarta, 31 Januari 2026

GKR Mangkubumi

Ketua Umum