News  

Jalur Bus Perintis Terminal Giwangan–Pasar Trowono Gunungkidul Direncanakan  Melalui JJLS Panggang

Ilustrasi Jalur Jalan Lintas Selatan Gunungkidul. (Pemda DIY) 

bernasnews — Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) merencanakan pembukaan layanan angkutan umum Bus Perintis dengan trayek Terminal Giwangan Kota Yogyakarta menuju Pasar Trowono, Kabupaten Gunungkidul.

Rute tersebut direncanakan melintasi Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di wilayah Kapanewon Panggang.

Rencana pembukaan trayek ini ditujukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperluas akses layanan transportasi publik bagi masyarakat, khususnya di wilayah selatan Yogyakarta dan Gunungkidul.

Survei Jalur Jadi Tahap Awal

Sebagai langkah awal, Dishub DIY melaksanakan survei jalur Bus Perintis Terminal Giwangan–Pasar Trowono.

Survei ini dilakukan untuk memastikan kesiapan rute sebelum layanan resmi dioperasikan.

Kegiatan survei melibatkan sejumlah instansi terkait, antara lain Dishub DIY, Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul.

Selain itu, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) DIY turut terlibat untuk memastikan aspek teknis dan kesesuaian regulasi.

Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul menugaskan Pelaksana Tugas Kepala Seksi Angkutan, Reza Pahlevi, bersama jajaran staf untuk mengikuti seluruh rangkaian survei.

Tim gabungan melakukan pengamatan terhadap kondisi jalan, fasilitas pendukung, serta potensi kendala di sepanjang rute yang direncanakan.

Rute Melalui Giwangan–Bantul–Panggang–JJLS

Survei jalur dimulai dari Terminal Giwangan sebagai simpul transportasi utama di wilayah selatan Kota Yogyakarta.

Rombongan kemudian melintasi sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Bantul sebelum memasuki Kabupaten Gunungkidul melalui kawasan Pasar Panggang.

Dari Panggang, survei dilanjutkan menyusuri Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), yang menjadi koridor penghubung kawasan pesisir selatan.

Jalur ini dinilai memiliki peran strategis dalam mempercepat akses menuju wilayah selatan Gunungkidul.

Titik akhir survei berada di Pasar Trowono yang direncanakan menjadi terminal akhir trayek Bus Perintis.

Pasar Trowono Disiapkan Sebagai Bus Stop

Dalam rencana operasional, Dishub menyiapkan pemasangan rambu bus stop di kawasan Pasar Trowono.

Fasilitas ini akan difungsikan sebagai titik resmi naik dan turun penumpang.

Keberadaan bus stop tersebut diharapkan dapat menata aktivitas penumpang agar berlangsung tertib dan aman, sekaligus mendukung mobilitas warga di sekitar Pasar Trowono yang selama ini masih didominasi penggunaan kendaraan pribadi.

Dishub Gunungkidul Tekankan Aspek Keamanan

Pelaksana Tugas Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul, Reza Pahlevi, menyampaikan bahwa survei jalur merupakan tahapan penting dalam perencanaan layanan Bus Perintis.

Menurutnya, survei dilakukan untuk memastikan lintasan yang akan dilalui bus memenuhi aspek keamanan, kelayakan, dan kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat.

Hasil survei akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan sebelum layanan dioperasikan.

“Survei jalur ini bertujuan memastikan lintasan Bus Perintis aman, layak, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Layanan ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas serta mendukung mobilitas warga, khususnya di wilayah Gunungkidul,” ujar Reza.

Tahap Evaluasi dan Tindak Lanjut

Dishub DIY menyatakan hasil survei akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lintas instansi.

Langkah lanjutan akan disusun untuk memastikan kesiapan operasional Bus Perintis Terminal Giwangan–Pasar Trowono.

Pemerintah daerah berharap layanan ini dapat menjadi alternatif transportasi publik yang terjangkau dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pergerakan ekonomi lokal serta memperkuat konektivitas wilayah selatan Yogyakarta dan Gunungkidul. (Eln)