News  

Koordinasi Pimpinan Kapanewon Berbah Mitigasi Gempa Megatrans

musyawarah Forum Koordinasi Pimpinan. foto: kiriman kusnadi

bernasnews – Pemerintah Kapanewon Berbah menyelenggarakan kegiatan musyawarah Forum Koordinasi Pimpinan Pada hari Rabu 28 Januari 2028 berlangsung di Pendopo Kepanjen Kapanewon Berbah, Sleman, Yogyakarta.

Hadir dalam kegiatan tersebut 3 anggota DPRD Kabupaten Sleman Guntur Yoga Purnawan, ST, Mbah Wanto, ST, Galuh Saraswati Laksono, SPd. Panewu dan Panewu Anom Berbah, Forkompim Berbah, Kepala Jawatan Kapanewon Berbah (Keamanan, Kemakmuran, Praja, Umum dan Sosial). Lurah Jogotirto, Kalitirto, Tegaltirto dan Sendangtirto.

Panewu Berbah Djaka Sumarsono, AP MSi menyampaikan bahwa mereview kembali hasil Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Rapat Koordinasi Pimpinan tingkat Kapanewon tahun 2025 di ruang Praja 2 Setda Kabupaten Sleman bahwa setiap permasalahan yang tidak dapat terselesaikan di tingkat wilayah agar diinventarisir dan ditetapkan skala prioritasnya. Kemudian dilaporkan kepada Bupati melalui bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Sleman dan Ditembuskan juga kepada DPRD kabupaten Sleman.

Rakorpim dengan tema tematik juga bisa dilaksanakan sesuai kreativitas dan urgensi wilayah masing masing.
“Untuk SPPT PBB segera akan dibagikan kepada warga serta menyediakan kegiatan pekan pembayaran PBB diwilayah masing-masing.”

Kegiatan Musrenbang Kapanewon Berbah akan dilaksanakan pada hari Rabu 4 Februari 2026 mengikuti jadwal yang telah di ditetapkan Bappeda Sleman. Kegiatan sebelum bulan puasa yang sudah terjadwal adalah Sadranan Agung Wotgaleh yang rencananya akan berlangsung pada hari Minggu 8 Februari 2026.
“Dalam rencana akan ada kegiatan Kirab Budaya mengiringi gunungan palawijen.”

Anggota DPRD Kabupaten Sleman Guntur Yoga Purnawan, ST dari Komisi A mengingatkan gempa yang terjadi Rabu 27 Januari 2026 jam 13.15 perkiraan sementara pusat gempa sekitar Imogiri dengan kedalaman 11 km, diperkirakan akibat pergeseran sesar Opak menyebabkan gempa dengan magnitudo 4.5. Meskipun tidak menyebabkan kerusakan yang berarti namun ini merupakan sebuah peringatan bahwa ancaman dari bergeseran sesar Opak tetaplah merupakan hal yang perlu diperhatikan.

“Mitigasi bencana menjadi sesuatu yang harus dimiliki oleh semua warga masyarakat.” Tutur Guntur yang juga di iyakan oleh anggota dewan Galuh Saraswati Laksono.

Sementara itu anggota dewan Mbah Wanto sesuai dengan ketugasan pada komisi D yang salah satunya tentang pendidikan bahwa harapan Berbah mempunyai SMA Negeri akan segera terlaksana lokasinya di Kalurahan Kalitirto.

” Semoga nantinya akan berjalan lancar sesuai yang direncanakan.” Ungkap Mbah Wanto.
Ketugasan Komisi D salah satunya membantu masyarakat dalam pendidikan dasar. Diharapkan semua anak mengenyam pendidikan layak jangan sampai putus sekolah karena terkait biaya.

” Kami akan membantu mencarikan solusi untuk meringankan biaya pendidikan.” Ucap Mbah Wanto.

Sementara itu Kapolsek Berbah AKP Dwi Daryanto,SH menyampaikan tentang pentingnya antisipasi bencana alam , gempa, banjir dan sebagainya.

Dalam menghadapi bulan Ramadhan hendaklah menjadi perhatian khususnya kejahatan jalanan yang terjadi terutama anak remaja.

” Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, orang tua untuk mengawasi putranya agar tidak keluar rumah pada jam malam dan sehabis sahur.”

Sedangkan Komandan Rayon Militer (Danramil) Berbah Kapten Infantri Siswanto, SH menyampaikan akan ada program Abri Masuk Desa (AMD) salah satunya adalah pembangunan jembatan Gantung melintas sungai Opak.
” Salah satu pelaksanaan program AMD untuk membantu pembangunan masyarakat.” Pungkasnya. (Kusnadi KIM Berbah/nun)