bernasnews – IPB University kembali membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Jalur ini menjadi salah satu favorit calon mahasiswa karena menilai rekam jejak akademik dan prestasi siswa selama di sekolah, tanpa tes tertulis.
Menjelang masa pendaftaran SNBP 2026, satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh calon pendaftar adalah daya tampung setiap program studi (prodi). Informasi ini sangat krusial sebagai bahan pertimbangan strategi pemilihan jurusan agar peluang lolos semakin terbuka.
Total Kuota SNBP 2026 di IPB University
Berdasarkan informasi resmi dari laman Admisi IPB University, kampus yang dikenal unggul di bidang pertanian, kelautan, dan biosains ini menyediakan 2.180 kursi mahasiswa baru untuk program sarjana (S1) melalui jalur SNBP 2026.
Jumlah tersebut tersebar di berbagai fakultas dan sekolah, mulai dari bidang sains, teknologi, pertanian, hingga bisnis dan manajemen. Dengan kuota yang terbatas, persaingan dipastikan cukup ketat, sehingga memahami peta daya tampung menjadi langkah awal yang sangat penting.
Prodi dengan Daya Tampung SNBP Terbanyak di IPB 2026
Jika melihat distribusi kuota SNBP 2026, terdapat beberapa program studi yang memiliki daya tampung relatif besar dibandingkan prodi lainnya.
Berdasarkan data resmi IPB University, Program Studi S1 Bisnis yang berada di bawah naungan Sekolah Bisnis IPB University tercatat sebagai prodi dengan kuota SNBP 2026 terbanyak, yakni 96 kursi mahasiswa baru. Besarnya daya tampung ini mencerminkan tingginya kebutuhan sumber daya manusia di bidang bisnis berbasis sains dan teknologi.
Posisi berikutnya ditempati oleh Program Studi S1 Agronomi dan Hortikultura dari Fakultas Pertanian (Faperta) dengan daya tampung 90 kursi mahasiswa baru. Prodi ini menjadi salah satu andalan IPB yang konsisten diminati karena prospek kariernya yang luas di sektor pangan dan pertanian berkelanjutan.
Daftar Daya Tampung Prodi S1 IPB University SNBP 2026
IPB University terus melakukan pengembangan akademik dengan membuka dan mengelola berbagai program studi sarjana yang relevan dengan kebutuhan zaman. Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah hadirnya Program Studi S1 Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI).
Banyak calon mahasiswa bertanya, berapa daya tampung Prodi S1 Kecerdasan Buatan IPB di SNBP 2026? Informasi mengenai kuota masing-masing prodi, termasuk AI, tercantum dan diurutkan secara lengkap dalam laman resmi Admisi IPB University.
Secara umum, daftar daya tampung SNBP 2026 untuk prodi S1 di IPB University disusun mulai dari kuota tertinggi hingga terendah, sehingga memudahkan calon pendaftar untuk melakukan perbandingan antarjurusan sebelum menentukan pilihan.
Mengapa Mengecek Daya Tampung SNBP Itu Penting?
Mengecek daya tampung bukan sekadar melihat jumlah kursi yang tersedia. Lebih dari itu, informasi ini dapat membantu calon mahasiswa untuk:
- Menyusun strategi pemilihan prodi yang realistis
- Menyesuaikan rekam prestasi akademik dengan tingkat persaingan
- Memahami prodi mana yang memiliki peminat tinggi dan kuota terbatas
- Menghindari kesalahan memilih jurusan tanpa perhitungan matang
Dengan memahami peta daya tampung SNBP 2026, calon mahasiswa dapat membuat keputusan yang lebih rasional dan terukur.
Persiapan Masuk IPB University Jalur SNBP 2026
Menjadikan IPB University sebagai tujuan studi membutuhkan persiapan sejak dini. Selain memperbaiki nilai rapor dan memperkuat prestasi akademik, mengecek kuota SNBP per prodi juga menjadi bagian penting dari persiapan masuk perguruan tinggi negeri.
Calon pendaftar disarankan untuk rutin memantau informasi resmi dari IPB University dan SNPMB, agar tidak tertinggal pembaruan terkait jadwal, persyaratan, serta detail daya tampung masing-masing program studi.
Dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, peluang untuk lolos SNBP 2026 di IPB University tentu akan semakin besar. (anp)












