News  

Tragis! Batang Besi Senggol Kabel Listrik, Warga Sumbermulyo Tersengat Arus saat Kerjakan Atap Koperasi di Bantul

Warga Sumbermulyo Tersengat Listrik/Foto: Istimewa

bernasnews– Seorang warga asal Sumbermulyo, Bambanglipuro, meninggal dunia setelah tersengat arus listrik dan terjatuh dari ketinggian saat mengerjakan atap dan pagar lantai atas sebuah koperasi.

Insiden maut ini terjadi di KSP CU Tyas Manunggal, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul, pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 14.50 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa korban meninggal dunia akibat tersengat arus listrik. Korban tengah bekerja di lantai atas bangunan koperasi.

Korban bernama Sarjiyono (42), laki-laki, dan bekerja sebagai karyawan swasta. Ia berdomisili di wilayah Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul.

Peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 14.00 WIB. PT Rejeki Aluminium Kaca, Gypsum, dan Las, yang beralamat di Bambanglipuro, menerima pesanan dari pihak KSP CU Tyas Manunggal. Pesanannya adalah pembuatan atap serta pagar lantai atas gedung koperasi.

Sekitar pukul 14.50 WIB, Sarjiyono bekerja di lantai atas gedung dan mulai melepas rangka besi kanopi. Tanpa ia sadari, salah satu batang besi yang ia pegang menyenggol kabel listrik bertegangan tinggi yang berada di sekitar lokasi pekerjaan.

Senggolan tersebut langsung menghantarkan arus listrik ke tubuh korban. Warga Sumbermulyo ini pun tersengat listrik secara tiba-tiba, kehilangan kendali, lalu terjatuh dari lantai tiga gedung koperasi dengan ketinggian sekitar 12 meter.

Korban terjatuh hingga ke lantai basement KSP CU Tyas Manunggal. Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Dua orang saksi, yakni Salendra (29), warga Dusun Siten, Sumbermulyo, serta Agus Riyanto (34), warga Grogol Carikan, Mulyodadi, segera memberikan pertolongan. Para saksi kemudian menghubungi Polsek Bambanglipuro dan meminta bantuan medis dari RS Elisabeth Ganjuran.

Petugas medis segera membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Elisabeth Ganjuran untuk mendapatkan penanganan. Namun, setelah pemeriksaan dr. Dita, dokter jaga IGD, pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia akibat luka beratnya.

Mendapat laporan tersebut, tim Inafis Polres Bantul yang dipimpin oleh Brigadir Felix langsung melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban di kamar jenazah RS Elisabeth Ganjuran.

Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, pihak kepolisian menyerahkan jenazah Sarjiyono kepada pihak keluarga. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja bangunan. Selalu perhatikan keselamatan kerja, terutama saat bekerja di dekat jaringan listrik.

“Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan penerapan standar keselamatan kerja agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya. (ef linangkung)