News  

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Deras dan Angin Kencang di Seluruh DIY pada Selasa, 13 Januari 2026

Selasa ini, DIY berpotensi dilanda hujan lebat disertai angin kencang. (BMKG)

bernasnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa, 13 Januari 2026.

Kondisi cuaca tersebut diprakirakan berlangsung sepanjang hari dan berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi.

Dinamika Cuaca Sepanjang Hari

Sejak pagi, awan hujan terpantau menggantung di sejumlah wilayah bagian selatan DIY. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah selatan Kabupaten Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul. Kondisi ini menjadi indikasi awal meningkatnya aktivitas atmosfer di wilayah tersebut.

Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat. BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat akan mengguyur seluruh wilayah DIY.

Pada periode ini, potensi terjadinya kilat, petir, serta hembusan angin kencang juga meningkat, yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan di luar ruangan.

Pada malam hari, hujan diprakirakan cenderung melemah, namun masih berpotensi turun dengan intensitas ringan di seluruh wilayah DIY.

Kondisi langit berawan dan udara lembap diperkirakan tetap mendominasi, sehingga risiko genangan air dan jalan licin masih perlu diwaspadai.

Memasuki dini hari, pola cuaca basah diperkirakan masih berlanjut. BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi kembali terjadi di wilayah selatan Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul, menandakan sistem cuaca basah masih aktif.

Suhu, Angin, dan Kondisi Laut

BMKG mencatat suhu udara di wilayah DIY berada pada kisaran 23 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 60 hingga 96 persen.

Kondisi tersebut mendukung pembentukan awan hujan secara merata. Arah angin diprakirakan bertiup dari barat hingga utara dengan kecepatan antara 5 hingga 45 kilometer per jam, yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang, robohnya baliho, serta gangguan pada aktivitas transportasi.

Di wilayah perairan, BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang laut di Perairan DIY berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter atau masuk kategori sedang.

Kondisi ini dinilai berisiko bagi aktivitas nelayan, wisata bahari, serta pelayaran kapal kecil di sepanjang pesisir selatan.

Peringatan Dini dan Kesiapsiagaan

BMKG mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di seluruh wilayah DIY.

Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gelombang tinggi di laut menjadi perhatian utama.

Pemerintah daerah, relawan kebencanaan, dan masyarakat diimbau untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan. BMKG juga mengingatkan warga agar terus memantau pembaruan informasi cuaca dan mengambil langkah antisipasi sesuai kondisi di lapangan. (Eln)