News  

BMKG DIY Minta Warga Waspada Hujan Sedang hingga Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Yogyakarta, Senin 12 Januari 2026

Prakiraan cuaca DIY, Senin, 12 Januari 2025. (BMKG DIY)

bernasnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di wilayah DIY pada Senin, 12 Januari 2026.

Peringatan tersebut disampaikan melalui Info Prakiraan Cuaca Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlaku selama 24 jam mulai pukul 07.00 WIB, dan diperbarui pada Senin pagi pukul 06.00 WIB oleh Prakirawan Stasiun Meteorologi Yogyakarta International Airport (STAMET YIA).

Pagi Hari: Hujan Mulai Terjadi di Gunungkidul Selatan

Pada pagi hari, hujan ringan diprakirakan mulai turun di wilayah Gunungkidul bagian selatan. Kondisi ini menandai awal perkembangan awan hujan yang berpotensi meningkat intensitasnya pada periode berikutnya.

Masyarakat yang beraktivitas di wilayah tersebut diimbau tetap berhati-hati, terutama pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di ruang terbuka.

Siang hingga Sore: Intensitas Hujan Meningkat

Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan diperkirakan meningkat menjadi sedang hingga lebat di Sleman bagian utara serta Kulon Progo bagian utara hingga tengah. Pada periode yang sama, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Fase ini dinilai sebagai periode paling krusial karena hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan genangan, banjir lokal, serta tanah longsor di wilayah rawan.

Malam hingga Dini Hari: Hujan Bertahan di Wilayah Utara dan Selatan

Pada malam hari, hujan sedang masih berpotensi terjadi di Sleman bagian utara, sementara wilayah lain di DIY diprakirakan mengalami hujan ringan. Kondisi ini dapat menyebabkan jalan licin, jarak pandang terbatas, serta potensi sambaran petir.

Memasuki dini hari, aktivitas hujan diperkirakan kembali meningkat di wilayah selatan, meliputi Bantul bagian selatan, Kulon Progo bagian selatan, serta Gunungkidul bagian selatan, dengan intensitas ringan hingga sedang. Nelayan, petani, dan warga pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan saat memulai aktivitas sejak dini hari.

Kondisi Meteorologis Pendukung

Suhu udara di DIY berkisar antara 22 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 75 hingga 98 persen. Kondisi tersebut mendukung pembentukan awan hujan yang cukup intens.

Arah angin bertiup dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan 5 hingga 25 kilometer per jam, yang berpotensi memperkuat hujan serta memicu angin kencang di sejumlah wilayah.

Kondisi Perairan

Untuk wilayah perairan, diperkirakan tinggi gelombang di perairan DIY berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang. Nelayan, operator perahu, serta wisatawan pantai diimbau mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melaut atau beraktivitas di kawasan pesisir.

BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di Sleman, Kulon Progo bagian utara hingga tengah, serta Bantul bagian selatan dan Gunungkidul.

Informasi cuaca terbaru disarankan untuk terus dipantau melalui kanal resmi lembaga meteorologi tersebut guna mendukung langkah antisipasi terhadap risiko bencana hidrometeorologi. (Eln)