News  

Cuaca Ekstrem Mengintai DIY Barat, BMKG Keluarkan Peringatan Dini 24 Jam

Prakiraan cuaca DIY, Sabtu, 3 Januari 2026. (BMKG)

bernasnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya wilayah barat, untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang pada Sabtu, 3 Januari 2026. Peringatan tersebut berlaku meski kondisi cuaca pada pagi hari terpantau relatif cerah berawan.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Yogyakarta International Airport (Stamet YIA) mengeluarkan peringatan dini cuaca yang berlaku selama 24 jam, terhitung mulai pukul 07.00 WIB.

Peringatan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya aktivitas atmosfer yang berpotensi memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah DIY.

Pagi Relatif Cerah, Awan Hujan Mulai Terbentuk

BMKG mencatat kondisi cuaca pada pagi hari berada pada kategori cerah hingga berawan. Suhu udara terpantau sejuk dengan tingkat kelembapan yang masih tinggi. Aktivitas masyarakat di berbagai sektor, termasuk pariwisata, perdagangan, dan mobilitas harian, berlangsung normal.

Namun, BMKG menyatakan kondisi tersebut bersifat sementara. Pemanasan permukaan bumi sejak pagi hari berkontribusi terhadap proses pembentukan awan konvektif yang diperkirakan berkembang pesat menjelang siang hari.

Hujan Lebat Berpotensi Terjadi Siang hingga Sore

Memasuki siang hingga sore hari, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sleman, Kota Yogyakarta, Kulon Progo, serta Bantul bagian barat. Fenomena tersebut dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang yang terjadi secara lokal dan tiba-tiba.

BMKG menyebutkan kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas luar ruangan dan lalu lintas. Selain itu, risiko genangan air dan pohon tumbang dapat meningkat, terutama di wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pengendara, wisatawan, serta warga yang tinggal di kawasan rawan bencana hidrometeorologi.

Malam hingga Dini Hari Masih Berpotensi Hujan

Pada malam hari, BMKG memperkirakan intensitas hujan cenderung menurun. Hujan ringan masih berpotensi terjadi di Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, Sleman, serta wilayah selatan Gunungkidul. Hujan dengan durasi yang cukup lama tetap berpotensi menimbulkan genangan di sejumlah titik.

BMKG mencatat kondisi atmosfer masih mengandung uap air yang cukup tinggi sehingga potensi hujan belum sepenuhnya mereda. Pada dini hari, hujan ringan masih diprakirakan berpotensi terjadi di wilayah Kulon Progo.

BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas pada jam-jam rawan untuk tetap berhati-hati dan terus memantau perkembangan informasi cuaca.

Suhu, Angin, dan Gelombang Laut Perlu Diwaspadai

BMKG mencatat suhu udara di wilayah DIY berada pada kisaran 22 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara antara 75 hingga 98 persen. Kondisi tersebut mendukung pembentukan awan hujan yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas tinggi.

Arah angin bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 5 hingga 25 kilometer per jam. Pola angin ini membawa massa udara lembap dari wilayah perairan menuju daratan DIY.

Di wilayah perairan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut mencapai 1,25 hingga 2,5 meter atau berada pada kategori sedang. Nelayan dan pengguna jasa kelautan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan faktor keselamatan sebelum melaut.

BMKG menegaskan peringatan dini ini disampaikan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem.

Masyarakat DIY, khususnya di Sleman, Kota Yogyakarta, Kulon Progo, dan Bantul bagian barat, diminta untuk terus memantau informasi cuaca resmi melalui kanal BMKG dan sumber informasi terpercaya lainnya.