News  

Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Yogyakarta Berjalan Aman dan Kondusif

pengamanan saat malam pergantian tahun 2025. foto: istimewa

bernasnews – Situasi keamanan dan ketertiban di Daerah Istimewa Yogyakarta selama malam pergantian tahun 2026 dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan wisatawan atas perayaan tahun baru yang berlangsung tertib dan penuh kesadaran.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, saat melakukan pemantauan lapangan di Pos Terpadu Teteg Malioboro bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DIY, Wali Kota Yogyakarta, serta instansi terkait.

“Kepatuhan masyarakat dalam menjaga ketertiban di ruang publik dan mengikuti imbauan petugas di lapangan menjadi kunci utama suksesnya perayaan tahun baru tahun ini, sehingga saya sangat berterimakasih atas partisipasi dan kerjasamanya”, ungkap Kapolda.

Irjen Anggoro juga memberikan penghargaan kepada seluruh unsur pengamanan yang terlibat, mulai dari Forkopimda DIY, TNI, instansi terkait, jaga warga, hingga elemen masyarakat yang berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah selama momentum pergantian tahun.

“Ukuran keberhasilan operasi lilin tahun ini adalah dapat terurainya titik-titik kemacetan dan tidak adanya kasus kecelakaan menonjol meskipun volume kendaraan meningkat serta tidak terjadinya kasus krminalitas yang meresahkan masyarakat, dan ini semua dapat terwujud berkat koordinasi dan kolaborasi yang terjalin dengan sangat baik”, tegas Kapolda.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyampaikan bahwa keterlibatan langsung Kapolda DIY dalam pemantauan lapangan menjadi bagian dari pengawasan kualitas pelaksanaan pengamanan dan pelayanan publik selama malam tahun baru.

“Bapak Kapolda DIY memantau secara langsung di kawasan Malioboro didampingi Pejabat Utama Polda DIY dan kehadiran beliau sangat memotivasi personel untuk bekerja lebih semangat dan melayani” tutur Kombes Ihsan.

Ia menjelaskan, Polda DIY mengerahkan 3.813 personel untuk mengamankan 88 titik lokasi perayaan pergantian tahun dengan estimasi massa mencapai 436.633 orang. Pengamanan juga mencakup 116 gereja yang menggelar misa malam tahun baru.

Selain pengerahan personel, Polda DIY turut mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dengan melakukan pemantauan melalui siaran langsung, kamera CCTV, serta penggunaan drone di sejumlah titik keramaian.

“Fokus utama kami adalah bagaimana menghadirkan personel semaksimal mungkin di lapangan dengan dibantu penggunaan teknologi khususnya di titik-titik keramaian yang menjadi icon perayaan tahun baru”, ujar Kombes Ihsan.

Berdasarkan laporan dari seluruh jajaran Polres di wilayah DIY, rangkaian perayaan malam pergantian tahun maupun pelaksanaan misa tahun baru berlangsung aman dan tertib. Meski dirayakan tanpa euforia berlebihan sebagai wujud empati terhadap masyarakat terdampak bencana, suasana kebersamaan tetap terasa dan mencerminkan harmoni khas Yogyakarta.