News  

Jogja Tujuan Favorit Wisatawan, Begini Traffic Penerbangan Operasi Nataru YIA 2025

Suasana YIA saat libur Nataru 2025, diabadikan Rabu (31/12/2025). Foto: Nuning Harginingsih/ bernasnews.

bernasnews — Pergerakan penumpang maskapai penerbangan yang datang dan berangkat  selama Operasi Nataru 2025 melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, tercatat  13.722 penumpang. Kondisi berangkat 7.529  penumpang dan  datang 6.193 pemumpang, dengan total 79 pergerakan pesawat.

Demikian dikemukakan oleh Anita Herawati selaku Branch Communication and CSR Departemen Head Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kulon Progo, saat ditemui sejumlah wartawan, di ruang kerjanya, pada Rabu (31/12/2025).

“Dengan rincian yang berangkat 36 pergerakan pesawat dan yang datang 43 pergerakan pesawat. Pergerakan penumpang  kedatangan terbanyak pada tanggal 24 Desember 2025 dengan total 8.355 penumpang. Sedangkan  penumpang keberangkatan terbanyak  tanggal 28 Desember 2025 dengan total 8.518 penumpang,” beber Anita.

Lebih lanjut Anita Herawati menjelaskan, bahwa  menurut data top route keberangkatan dan kedatangan  penumpang  sampai tanggal 31 Desember 2025,  periode posko Nataru 15 Desember sampai dengan 30 Desember 2025, CGK (CGK- YIA-CGK) 35.448 penumpang; BPN (BPN-YIA-BPN) 11.331 penumpang.

“Selanjutnya DPS (DPS-YIA-DPD)10.520 penumpang, UPG (UPG-YIA-UPG)9.479 penumpang, dan BDJ (BDJ-YIA-BDJ)5.245 penumpang,” imbuh Anita Herawati.

Anita Herawati selaku Branch Communication and CSR Departemen Head Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) foto bersama dengan sejumlah jurnalis. (Nuning Harginingsih/ bernasnews)

Secara umum selama pelaksanaan operasi Nataru situasi berjalan baik dan lancar. Semua petugas selalu stand by untuk melayani kebutuhan penumpang baik untuk informasi dan pelayanan penerbangan. Untuk proyeksi arus balik  diperkirakan sesuai jadwal yang ada.

“Kami selalu berkoordinasi dengan semua stakeholder yang ada. Beberapa hari lalu kami mendapat kunjungan dan Inspeksi  dari  Internal Angkasa Pura dan Inspektorat untuk memantau pelayanan selama operasi Nataru,” ujarnya.

“Harapan kami para calon penumpang datang lebih awal atau tiga jam sebelum keberangkatan untuk mengatasi bila terjadi perubahan schedulle, agar lebih nyaman,” lanjut Anita Herawati.

Pada kesempatan yang sama, Tengku Zulkarnain Kadri selaku Service Manager Garuda Indonesia Yogyakarta menyampaikan, bahwa situasi penerbangan selama operasi Nataru 2025 berjalan lancar. Menurutnya, kunjungan ke Yogyakarta merupakan tujuan favorit wisatawan saat ini.

“Sehingga guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama Libur Nataru 2025, maskapai Garuda Indonesia  menambah extra flight empat kali dari Yogya ke Jakarta dan sebaliknya,” pungkas Zulkarnaen. (nun)