bernasnews – Libur Natal selama lima hari berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul.
Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul mencatat sebanyak 134.054 wisatawan mengunjungi berbagai destinasi wisata sejak Rabu, 24 Desember hingga Minggu, 28 Desember 2025.
Lonjakan kunjungan tersebut turut mendorong pendapatan retribusi pariwisata hingga tembus Rp 1,6 miliar.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Gunungkidul, Supriyanta, menyampaikan bahwa peningkatan arus wisatawan dipengaruhi oleh momentum libur Natal yang bertepatan dengan akhir pekan panjang.
Ia menyebut destinasi pantai masih menjadi tujuan utama wisatawan domestik yang datang ke wilayah selatan DIY.
“Libur panjang ini memang mendongkrak kunjungan,” kata Supriyanta.
Kunjungan Mulai Ramai Sejak Awal Libur
Rangkaian libur Natal dimulai pada Rabu, 24 Desember 2025, dengan jumlah kunjungan tercatat 11.970 wisatawan.
Meski belum mencapai puncak, aktivitas wisata sudah terlihat meningkat sejak pagi hari. Pada hari tersebut, pendapatan retribusi pariwisata mencapai Rp141.707.400.
Lonjakan signifikan terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025, bertepatan dengan perayaan Natal. Dinas Pariwisata mencatat 28.911 wisatawan memadati berbagai objek wisata, terutama kawasan pantai.
Kunjungan tersebut menghasilkan pendapatan retribusi sebesar Rp346.929.100 dalam satu hari.
Arus Wisata Terus Berlanjut Hingga Akhir Pekan
Gelombang wisatawan berlanjut pada Jumat, 26 Desember 2025. Sebanyak 24.077 pengunjung tercatat menikmati liburan di Gunungkidul, dengan kontribusi retribusi mencapai Rp304.135.500.
Kepadatan kembali meningkat pada Sabtu, 27 Desember 2025. Momen akhir pekan dimanfaatkan wisatawan dari berbagai daerah untuk berlibur bersama keluarga.
Pada hari tersebut, jumlah kunjungan mencapai 28.044 wisatawan, dengan pendapatan retribusi sebesar Rp332.190.000.
Puncak Kunjungan Terjadi pada Minggu
Puncak arus wisatawan terjadi pada Minggu, 28 Desember 2025. Pada hari terakhir libur Natal, 41.052 wisatawan tercatat mengunjungi destinasi wisata di Gunungkidul.
Lonjakan ini menghasilkan pendapatan retribusi tertinggi selama periode libur, yakni Rp502.885.100.
Pariwisata Gunungkidul Tetap Stabil
Supriyanta menegaskan bahwa total kunjungan selama lima hari libur Natal mencapai 134.054 wisatawan. Jika dihitung total retribusi pariwisata Kabupaten Gunungkidul selama libur Natal lima hari tercatat sebesar Rp1.627.847.100.
Ia menyebut capaian tersebut menunjukkan daya tarik pariwisata Gunungkidul yang tetap terjaga. Selain pantai, wisatawan juga mulai mengunjungi destinasi alam, budaya, dan kuliner lokal.
Dinas Pariwisata Gunungkidul terus meningkatkan pelayanan dan pengelolaan destinasi, serta memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan wisatawan. Pemerintah daerah berharap tren positif ini berlanjut hingga libur akhir tahun.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, di penghujung tahun rata-rata sama. Tidak ada penurunan,” kata Supriyanta. (Eln)











