News  

Rem Blong di Jalur Ekstrem Dlingo-Imogiri: Motor Matik Adu Banteng dengan Daihatsu Terios, Dua Orang Luka-Luka

Kecelakaan di Jalur Dlingo-Imogiri/Foto: Istimewa

bernasnews– Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan Dlingo-Imogiri, Kabupaten Bantul. Sebuah sepeda motor matik mengalami rem blong dan menabrak mobil Daihatsu Terios dari arah berlawanan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025, sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa itu berlangsung di tikungan atas Angkringan Bu Siwar, Dusun Kedung Buweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.

Kecelakaan di Jalur Dlingo-Imogiri

Iptu Rita menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB 4656 TI melaju dari arah Dlingo menuju Imogiri. Saat kendaraan memasuki tikungan Kedung Buweng yang dikenal curam dan berkelok, sistem pengereman motor tiba-tiba tidak berfungsi.

“Pengendara kehilangan kendali karena rem blong. Motor meluncur tanpa bisa dikendalikan,” ujar Iptu Rita.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, mobil Daihatsu Terios bernomor polisi AB 1317 EB melaju dari Imogiri menuju Dlingo di jalur yang semestinya. Pengemudi mobil terkejut melihat sepeda motor meluncur ke arahnya dalam jarak dekat dan tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar.

Sepeda motor menghantam bagian depan sebelah kiri mobil Terios. Benturan tersebut membuat pengendara dan penumpang sepeda motor terjatuh ke badan jalan.

Pengendara sepeda motor Honda Vario bernama NP (36), warga Bantul, kelahiran 17 Juni 1989. Korban berjenis kelamin laki-laki, beragama Islam, dan bekerja sebagai wiraswasta. Ia berdomisili di Bintaran Wetan, Srimulyo, Piyungan, Bantul.

Kondisi Korban Kecelakaan

Akibat kecelakaan tersebut, NP mengalami luka sobek di atas mata sebelah kiri, nyeri pada bahu kiri dan pusing. Petugas medis langsung membawa korban ke RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, penumpang sepeda motor berinisial YNS (18), perempuan, beragama Islam, dan bekerja di sektor swasta, yang berdomisili di Mayaran, Makanan, Wonogiri, juga mengalami luka cukup serius.

Korban mengalami luka sobek di bagian kening dan pusing, sehingga petugas medis merujuknya ke rumah sakit yang sama.

Pengemudi mobil Daihatsu Terios berinisial AP (41), warga Pundong, Bantul, kelahiran 9 April 1984, tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut. AP berstatus sebagai pekerja swasta dan berada dalam kondisi sadar saat petugas melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Iptu Rita Hidayanto mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur Dlingo-Imogiri, terutama pada turunan dan tikungan tajam. Ia juga menegaskan pentingnya mengecek kondisi rem kendaraan sebelum bepergian, khususnya di jalur perbukitan.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Jalur ini membutuhkan kesiapan kendaraan dan konsentrasi penuh dari pengendara,” tegasnya.

Hingga saat ini, Unit Laka Lantas Polres Bantul masih menangani kasus tersebut dan melakukan pendataan lanjutan guna memastikan proses hukum dan penanganan korban berjalan dengan baik. (ef linangkung)