News  

Meneladani Bapa Yosep dan Ibu Maria, Misa Natal 2025 Penuh Makna di Gereja St Lidwina

Suasana Misa Natal di Gereja Santa Lidwina Bedig, Paroki Kumetiran Yogyakarta Kamis 25 Desember 2025, Dipmpin oleh Romo Aloysius Dwi Prasetyo, Pr ( Z. Bambang Darmadi/ bernasnews)

bernasnews — Ratusan umat Katholik mengikuti Misa Natal, dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Manusia – Keluarga”, bertempat di Gereja St Lidwina Bedog, Paroki Kumetiran Yogyakarta, pada Kamis pagi (25/12) 2025). Perayaan Misa Natal dipimpin oleh Romo ALoysius  Dwi Prasetyo, Pr.

Dalam pesannya Romo AL. Dwi Prasetyo mengajak untuk merenungkan peran Santo Yusuf dan Ibu Maria. Bahwa manusia pertama yang  melihat wajah Yesus adalah Santo Yosep atau Yusup. Yosep merupakan pribadi yang tidak banyak bicara tapi banyak melayani istrinya Maria.

Yosep adalah orang yang hatinya sangat mulia, ini dirasakan saat  Maria mengandung padahal mereka belum bersuami istri. Bahkan kecemasan Yosep sirna saat mendapat bisikan dari  Malaikat, “Jangan takut mengambil Maria sebagai istrinya.” Bahkan kepasrahan  Maria tersirat pada pernyataan ” Aku ini Hamba Tuhan, Terjadilah Padaku Menurut Perkataan-Mu”

“Sejarah keselamatan itu terjadi karena kesediaan Maria untuk mengandung. Bunda Maria adalah sosok, yang hatinya tidak bercela,” tutur Romo Aloysius Dwi Prasetyo, Pr.

Lebih lanjut Romo Aloysius Dwi Prasetyo, Pr, menegaskan, bahwa perayaan Natal tidak saja untuk melihat sejarah keselamatan, akan tetapi juga merayakan iman kita masing- masing, dan buanglah rasa kecemasan yang ada, dan kiranya kita mampu menjawab, “Sudahkah kita membuka hatinya untuk menyambut Yesus? “.

Di akhir pesannya, Romo ALoysius Dwi Prasetyo, Pr  senantiasa juga mendoakan semoga keluarga-keluarga kita mampu membuka hati. “Supaya keselamatan datang melalui berkat- berkat yang telah diupayakan,” pungkasnya. (zbd)