News  

Tak Ada Peringatan Dini, BMKG DIY Sebut Senin 15 Desember 2025 Hanya Berpotensi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah

bernasnews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta memastikan kondisi cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 15 Desember 2025, relatif aman tanpa adanya peringatan dini cuaca ekstrem.

BMKG menegaskan bahwa masyarakat hanya perlu mewaspadai potensi hujan ringan hingga sedang yang terjadi secara sporadis di beberapa wilayah.

BMKG DIY merilis informasi prakiraan cuaca yang berlaku selama 24 jam, mulai pukul 07.00 WIB.

Dalam rilis resmi tersebut, BMKG menjelaskan secara rinci dinamika atmosfer yang memengaruhi cuaca DIY sepanjang hari, mulai pagi hingga dini hari.

Pada pagi hari, BMKG mencatat potensi hujan ringan yang berpeluang turun di wilayah Kulon Progo bagian selatan, Bantul bagian selatan, serta Gunungkidul bagian selatan.

Aktivitas awan hujan diperkirakan muncul akibat kelembapan udara yang cukup tinggi sejak dini hari.

Memasuki siang hingga sore hari, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan konvektif.

BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur Sleman bagian utara serta Kulon Progo bagian utara.

Meski demikian, BMKG memastikan hujan tidak berlangsung merata dan tidak disertai fenomena cuaca ekstrem.

Pada malam hari, hujan ringan kembali berpotensi terjadi di wilayah Kulon Progo bagian selatan.

Sementara itu, pada dini hari, pola cuaca cenderung berulang dengan potensi hujan ringan di Kulon Progo bagian selatan, Bantul bagian selatan, serta Gunungkidul bagian selatan.

Dari sisi suhu udara, BMKG mencatat kisaran temperatur berada antara 22 hingga 31 derajat Celsius. Kondisi tersebut masih tergolong normal untuk wilayah DIY pada periode Desember.

Tingkat kelembapan udara tercatat cukup tinggi, berkisar antara 65 hingga 95 persen, yang turut mendukung pembentukan awan hujan ringan.

BMKG juga memaparkan kondisi angin yang bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar 5 hingga 25 kilometer per jam.

Arah dan kecepatan angin tersebut dinilai masih dalam batas aman dan tidak berpotensi menimbulkan gangguan signifikan di daratan.

Sementara itu, BMKG mengingatkan masyarakat pesisir untuk tetap memperhatikan kondisi perairan.

Tinggi gelombang laut di Perairan Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter atau masuk dalam kategori sedang.

BMKG mengimbau nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk tetap waspada, meskipun tidak terdapat peringatan dini.

BMKG DIY secara tegas menyatakan status peringatan dini pada hari Senin ini nihil.

Tidak terdapat indikasi hujan lebat, angin kencang, maupun gelombang tinggi ekstrem yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Dengan rilis prakiraan cuaca ini, BMKG berharap masyarakat DIY dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang namun tetap waspada.

BMKG juga mengajak masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (Eln)