News  

Perayaan Natal SMP BOPKRI 3 Yogyakarta: Harmoni Kasih dalam Kebersamaan dan Kreatifitas

Salah satu sajian tari tradisional Jawa oleh Ekstrakurikuler Tari Wajib SMP BOPKRI 3 Yogyakarta dalam Perayaan Natal 2025. (Foto: Kiriman Humas SMP BOPKRI 3 Yogyakarta)

bernasnews — SMP BOPKRI 3 Yogyakarta menggelar Perayaan Natal Tahun 2025 dengan penuh sukacita bertempat di GKJ Gondokusuman, Yogyakarta, pada Jumat, 12 Desember 2025.

Ibadah dan perayaan Natal ini dihadiri oleh berbagai unsur keluarga besar sekolah, mulai dari para guru dan karyawan, seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX, pendeta, direktur serta pegawai Yayasan BOPKRI, perwakilan Yayasan Sheep Indonesia, para purna tugas, hingga alumni SMP BOPKRI 3 Yogyakarta.

“Perayaan Natal tahun ini dikemas secara berbeda dan istimewa, dengan melibatkan secara aktif seluruh potensi yang dimiliki sekolah,” kata Meidika Ellana Sari, Humas SMP BOPKRI 3 Yogyakarta, dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/12/2025)

Menurut Meidika, berbagai ekstrakurikuler turut ambil bagian, di antaranya Tonti, Tari, Karawitan, Vokal Grup, Band, karya menulis, serta kepanitiaan yang tidak hanya melibatkan guru dan karyawan, tetapi juga siswa OSIS.

“Keterlibatan ini menjadi wujud nyata pembelajaran kolaboratif, kreativitas, serta pembentukan karakter peserta didik melalui proses yang bermakna,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan arak-arakan penyambutan tamu dan jemaat oleh Pleton Inti Tonti Wajib siswa kelas VII, dilanjutkan dengan iringan gamelan dari Tim Karawitan Wajib kelas VIII, serta tarian pembuka yang dibawakan oleh Ekstrakurikuler Tari Wajib kelas VIII.

Suasana semakin khidmat dan semarak, mengantar seluruh jemaat memasuki perayaan Natal dengan penuh sukacita.

Acara dibuka oleh MC Alena dan Nio, siswa kelas IX, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Ibadah Perayaan Natal dipimpin oleh WL Obama dan Yolanda (kelas IX). Warta Sukacita dibawakan oleh Maria Angel, siswi kelas IX, dengan pembacaan firman Tuhan dari Yesaya 9:5.

Ibadah Natal diawali dengan penyalaan lilin Natal sebagai simbol terang dan kasih Kristus. Lilin pertama dinyalakan oleh Kepala SMP BOPKRI 3 Yogyakarta, Catur Suryo Nugroho, S.Psi., disusul oleh Pendeta Agus Prasetyo, S.Pd.K., Direktur Yayasan BOPKRI Dr. Sri Sulastri, M.Pd., purna tugas Atun Pratiwi, M.Pd.K., Ketua Panitia Dewi Ratnasari, S.Pd., dan Ketua OSIS Hosea, kemudian dilanjutkan dengan penyalaan lilin oleh seluruh jemaat.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pendeta Agus Prasetyo, S.Pd.K. dengan bacaan dari Matius 1:21–24. Dalam khotbahnya, Pendeta Agus menegaskan pesan, bahwa dunia akan kehilangan makna tanpa kasih.

“Oleh karena itu, setiap pribadi diajak untuk terus membangun hal-hal baik yang dilandasi kasih, baik di dalam keluarga, di sekolah, maupun di lingkungan sekitar,” tutur Pendeta Agus.

Memasuki sesi sambutan, Ketua Panitia Dewi Ratnasari, S.Pd. menyampaikan laporan dan ungkapan syukur atas terselenggaranya Perayaan Natal sekolah dengan baik, lancar, dan penuh sukacita.

“Tujuan perayaan Natal kali ini adalah untuk menumbuhkan iman, kasih, kebersamaan, serta membentuk karakter peserta didik, dengan harapan nilai kasih dan damai Natal dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Dewi.

Suasana penyalaan lilin Natal sebagai simbol terang dan kasih Kristus. (Foto: Kiriman Humas SMP BOPKRI 3 Yogyakarta)

Kepala SMP BOPKRI 3 Yogyakarta, Catur Suryo Nugroho, S.Psi. mengemukakan, bahwa hari Natal merupakan hari yang penting dan membahagiakan. Menurutnya, selain sebagai sarana peningkatan iman dan pembentukan karakter, Perayaan Natal ini juga menjadi ungkapan syukur atas berbagai capaian belajar warga sekolah.

“Seluruh rangkaian kegiatan dikelola dan dijalankan oleh siswa melalui pembagian peran dari berbagai ekstrakurikuler yang ada, sehingga menjadi proses pembelajaran yang utuh.  Kami mengapresiasi kerja keras seluruh siswa, serta menegaskan komitmen sekolah untuk terus memberikan pelayanan dan pendampingan terbaik bagi peserta didik,” ujar Catur, dengan semangat.

Sementara itu, Direktur Pelaksana Yayasan BOPKRI Yogyakarta, Dr. Sri Sulastri, M.Pd., mengungkapkan rasa sukacita dapat hadir bersama putra-putri SMP BOPKRI 3 Yogyakarta. Ia pun menyampaikan keyakinannya, bahwa para guru dan karyawan akan terus mendampingi siswa secara optimal.

“Mendampingi secara optimal dalam proses belajar dan pembentukan karakter, sejalan dengan nilai kasih, integritas, dan pelayanan tulus yang menjadi landasan Yayasan BOPKRI,” harap Dr. Sri Sulastri, M.Pd.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penampilan tari dari Ekstrakurikuler Tari Wajib kelas VIII. Penampilan kali ini terasa istimewa karena dibawakan oleh siswa laki-laki. Meski masih dalam proses belajar, para penari mampu menyajikan tarian dengan penuh penghayatan, mengolah rasa, serta menampilkan gerak yang selaras dengan alunan musik, sehingga mendapat apresiasi hangat dari seluruh jemaat.

“Rangkaian perayaan ditutup dengan pembagian hadiah lomba Natal serta pentas seni dari perwakilan setiap kelas, yang semakin menambah semarak dan mempererat kebersamaan dalam Perayaan Natal SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun 2025,” imbuh Meidika.

Perayaan Natal ini menjadi momentum berharga untuk meneguhkan iman, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan kasih yang nyata dalam kehidupan keluarga, sekolah, dan masyarakat. (*/ ted)