bernasnews– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kapanewon Patuk kembali memicu peristiwa tragis. Sebuah bangunan rumah milik warga Padukuhan Waduk, Kalurahan Salam, ambruk pada bagian dapur dan gudang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin pagi, 15 Desember 2025, dan langsung mengundang perhatian aparat kepolisian serta warga sekitar.
Humas Polsek Patuk, Aipda Purwanto, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 08.45 WIB.
Aipda Purwanto menjelaskan bahwa rumah warga Patuk yang ambruk tersebut merupakan milik Ibu Radiyem. Ia tinggal di Padukuhan Waduk, Kalurahan Salam, Kapanewon Patuk.
Peristiwa bermula sekitar pukul 07.30 WIB, saat hujan deras yang mengguyur wilayah Patuk sejak malam hari mulai reda.
Pada saat itu, Ibu Radiyem membersihkan halaman samping rumahnya. Selanjutnya, atap bagian belakang rumah yang meliputi dapur dan gudang tiba-tiba ambruk dan runtuh ke bawah.
Kondisi tersebut sontak membuat pemilik rumah panik. Ibu Radiyem segera menghubungi anaknya selaku saksi pertama, serta ketua RT setempat sebagai saksi kedua.
Keduanya langsung menuju lokasi kejadian untuk memastikan kondisi bangunan dan keselamatan pemilik rumah.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkan peristiwa itu kepada anggota piket Polsek Patuk.
Polsek Patuk selanjutnya berkoordinasi dengan Tagana serta warga masyarakat sekitar untuk melaksanakan gotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang roboh.
Proses penanganan berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan, sehingga bagian rumah yang runtuh dapat segera dibersihkan.
Dalam peristiwa tersebut, aparat memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Namun demikian, prakiraan kerugian materiil pemilik rumah mencapai sekitar Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa kejadian ambruknya dapur dan gudang rumah tersebut diduga kuat akibat kayu penyangga atap yang sudah lapuk. Apalagi, intensitas hujan deras mengguyur wilayah Patuk dalam beberapa hari terakhir.
Aipda Purwanto mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi bangunan rumah, terutama rumah dengan struktur kayu yang sudah berusia tua.
Ia juga mengingatkan warga untuk segera melakukan perbaikan apabila menemukan bagian bangunan yang mulai rapuh, guna mencegah kejadian serupa terulang. (ef linangkung)











