bernasnews– Cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari Minggu, 14 Desember 2025, menunjukkan kondisi yang relatif bersahabat.
Prakiraan yang berlaku selama 24 jam mulai pukul 07.00 WIB ini menggambarkan dominasi cuaca berawan dengan potensi hujan yang masih perlu diantisipasi di sejumlah wilayah.
Sejak pagi hari, suasana DIY terasa sejuk. Matahari pagi sesekali tertutup awan, sementara hujan ringan berpotensi turun di beberapa daerah.
Wilayah Kulon Progo bagian selatan dan utara serta Sleman bagian utara dan selatan menjadi area yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan ringan.
Memasuki siang hingga sore hari, dinamika cuaca mulai berubah. Awan tumbuh lebih tebal dan membawa potensi hujan dengan intensitas yang bervariasi.
Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara berpeluang mengalami hujan sedang. Sementara itu, hujan ringan berpotensi mengguyur Kota Yogyakarta, Bantul bagian utara, serta Gunungkidul bagian utara.
Pada malam hari, cuaca berangsur lebih tenang. Langit DIY didominasi kondisi berawan tanpa potensi hujan signifikan.
Dari sisi suhu udara, wilayah DIY mencatat kisaran 22 hingga 32 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara yang berada di rentang 65 hingga 95 persen turut memperkuat karakter cuaca lembap khas wilayah tropis.
Angin bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan sekitar 5 hingga 25 kilometer per jam. Kondisi angin ini masih tergolong normal dan tidak menimbulkan gangguan berarti.
Tinggi gelombang laut di Perairan Daerah Istimewa Yogyakarta berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter, yang masuk dalam kategori sedang. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra bagi aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan di laut.
Kabar baiknya, hingga saat ini tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem. Kondisi ini menunjukkan bahwa cuaca relatif aman dan terkendali.
Dengan cuaca lebih bersahabat dan suhu udara terasa hangat, hari Minggu di Yogyakarta menjadi momentum yang tepat untuk beraktivitas.
Namun demikian, kesiapsiagaan tetap menjadi kunci, terutama saat hujan datang secara tiba-tiba di beberapa wilayah. (ef linangkung)











