News  

Penuh Sukacita dan Syukur, Perayaan Ekaristi Pesta Nama Yayasan Marsudirini Perwakilan Bangkong Semarang

Foto bersama pestawan-pestawati, Kepala Sekolah tiap unit, dengan Suster Maria Susana, OSF selaku Ketua Yayasan Perwakilan Bangkong. (Foto: Kiriman Ms Yaya)

bernasnews — Yayasan Marsudirini Perwakilan Bangkong Semarang menyelenggarakan Perayaan Ekaristi Pesta Nama Yayasan Marsudirini, sekaligus bersyukur atas Pesta Perak dan Purna Tugas beberapa guru dan karyawan yang telah mengabdi di Yayasan Marsudirini.

Acara bertepatan Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda, berlangsung di Aula Perwakilan Bangkong setempat, di Kompleks SMA Sedes Sapientiae, Jalan Kompol Maksum Semarang, pada hari Senin, 8 Desember 2025.

Kegiatan bertemakan “Meneladani Kesetiaan Maria dalam Pelayanan tulus” yang dihadiri oleh seluruh guru, karyawan tiap unit Yayasan Marsudirini antara lain, TK dan SD Cor Jesu, TK Martinus, SD Antonius 01, SD Antonius 02, SMP Maria Mediatrix, SMA Sedes Sapientiae, SMK St. Fransiskus Semarang.

Juga tidak ketinggalan pula hadir para suster biara Roh Kudus dan staf Perwakilan Bangkong. Adapun acara misa dipimpin dan dipersembahkan oleh Romo Silvester Susianto Budi Nugroho, MSF. Syukur atas 6 pestawan dan pestawati dari tiap unit setia hadir bersama keluarga masing-masing sampai puncak acara.

Suasana Perayaan Ekaristi Pesta Nama Yayasan Marsudirin serta syukur atas Pesta Perak dan Purna Tugas Guru Karyawan Yayasan Marsudirini Perwakilan Bankong Semarang. (Foto: Kiriman Ms Yaya)

Suster Maria Susana,OSF selaku Ketua Yayasan Perwakilan Bangkong dalam sambutannya berpesan agar kita senantiasa tumbuh dalam iman dan setia dalam melayani siswa-siswi dalam hal mendidik, membimbing dan mengarahkan. “Sehingga siswa-siswi kita merasa aman, nyaman di lingkungan sekolah khususnya di sekolah Marsudirini,” tuturnya.

Sementara itu, dalam homilinya, Romo Peter, MSF begitu sapaannya, mengajak pada semua yang hadir untuk senantiasa bersyukur dan selalu setia seperti kesetiaan Bunda Maria. Setia sampai akhir menjadi seorang guru dan senantiasa bersyukur.

“Pasalnya saudara kita sudah menyelesaikan panggilan dalam karyanya.  Bunda Maria adalah pribadi yang setia dan Tuhan Yesus adalah maestro, master, di balik ada tantangan, kesulitan, kasih Tuhan selalu menyertai,” tandas Romo Peter, MSF.

Usai perayaan, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue tart, sambutan-sambutan, penyerahan tanda kasih oleh Suster Maria Susanna, OSF. Kemudian acara dilanjutkan dengan pentas seni. Setiap unit sekolah ikut terlibat memeriahkan pentas seni antara lain persembahan drama musikal, tarian, gerak lagu dan ditutup dengan musik keroncong. (zbd/ Mrs. Natalia, Humas SMK St Fransiskus Semarang)