bernasnews – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui UPTD Rusunawa DPUPKP merilis data terbaru ketersediaan unit hunian per Desember 2025.
Data menunjukkan bahwa puluhan kamar di dua rumah susun sewa masih tersedia dan siap dihuni. Kepala DPUPKP Kulon Progo Didik Wijanarko menyampaikan bahwa penyampaian informasi secara berkala merupakan bentuk transparansi layanan publik.
“Kami berupaya menghadirkan perumahan yang mudah diakses, terbuka, serta responsif terhadap kebutuhan warga,” ujarnya.
Pada Rusunawa Tuksono, dari total 66 unit kamar, sebanyak 41 unit telah terisi dan 25 unit masih kosong.
Lokasi strategis dan fasilitas memadai menjadikan rusunawa ini tetap diminati, meski masih ada kesempatan bagi warga untuk mengajukan permohonan hunian.
Rusunawa Triharjo yang terdiri dari Blok A dan Blok B juga menunjukkan ketersediaan kamar cukup besar. Blok A memiliki total 99 kamar dengan 48 terisi dan 51 kosong, sementara Blok B memiliki 99 kamar dengan 33 terisi dan 66 kosong.
Secara keseluruhan, terdapat 117 kamar kosong yang dapat dimanfaatkan warga berpenghasilan rendah hingga menengah yang membutuhkan hunian layak dan terjangkau.
Didik menjelaskan bahwa jumlah unit kosong tidak berkaitan dengan rendahnya minat, melainkan bagian dari dinamika perpindahan penghuni, mutasi pekerjaan, dan pembaruan tata kelola yang terus berlangsung.
Layanan Pendukung dan Komitmen Pelayanan Publik
Selain menyediakan hunian, UPTD Rusunawa juga memastikan layanan sanitasi tetap berjalan melalui penyedotan tinja sesuai ketentuan pemerintah.
Tarif layanan ditetapkan sebagai berikut: rumah tangga MBR Rp250.000, rumah tangga non-MBR Rp425.000, kategori niaga Rp575.000, dan instansi pemerintah atau sosial Rp375.000.
Layanan ini disediakan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kualitas kesehatan penghuni.
Didik menegaskan bahwa DPUPKP Kulon Progo terus berupaya meningkatkan profesionalitas layanan, mulai dari proses pendaftaran hingga pengelolaan fasilitas.
“Kami berkomitmen menghadirkan hunian yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh warga. Informasi ketersediaan ini kami buka secara rutin agar masyarakat dapat mengambil keputusan dengan mudah,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengimbau masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal terjangkau segera memanfaatkan ketersediaan unit sebelum terisi penuh.
Rilis data ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang transparan sekaligus memperluas akses hunian layak bagi warga.












