News  

Daihatsu Ayla Dikemudikan Pemuda asal Panggungharjo Terperosok ke Sungai di Tikungan Patalan Jalan Parangtritis

Kecelakaan Daihatsu Ayla /Foto: Polres Bantul

bernasnews — Sebuah mobil Daihatsu Ayla bernomor polisi AB-1146-CJ terperosok ke sungai di Tikungan Patalan, Jalan Parangtritis Km 15, pada Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kecelakaan tunggal yang terjadi dini hari itu menggegerkan warga sekitar karena terdengar suara benturan mobil cukup keras dan teriakan meminta tolong dari arah sungai.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi akibat pengemudi diduga tidak hafal medan sehingga kehilangan kendali saat memasuki tikungan tajam di depan Balai Desa Patalan.

Kecelakaan bermula ketika FN (29), warga Panggungharjo, Sewon, Bantul, mengemudikan Daihatsu Ayla dari arah utara menuju selatan.

“Meski FN mengaku sering melewati jalur tersebut, ia tetap gagal menguasai laju kendaraan saat memasuki tikungan,” tuturnya.

Mobil yang melaju dengan kecepatan sedang itu mendadak oleng, lalu meluncur keluar jalur dan terjun ke sungai. Benturan keras membuat bagian kanan dan kiri body mobil ringsek, kaca pintu kiri pecah, dan bemper depan hancur.

Di dalam mobil Daihatsu Ayla, FN tidak sendirian. Ia membawa seorang penumpang perempuan, VRC (32), warga Maguwoharjo, Depok, Sleman.

VRC mengaku hanya sesekali melewati jalur tersebut sehingga tidak menyadari potensi bahaya tikungan tajam yang terkenal rawan kecelakaan itu.

Akibat kecelakaan tersebut FN mengalami luka CKR serta robek pada telinga kanan dan VRC mengalami luka lecet pada bagian wajah.

Keduanya langsung mendapat perawatan di RS Panembahan Senopati Bantul. Kerugian material mencapai Rp10 Juta

Polisi mencatat kerusakan pada kendaraan cukup berat. Body kendaraan ringsek di kedua sisi, kaca depan pintu kiri pecah, dan bemper depan hancur. Total kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Iptu Rita Hidayanto mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di Jalan Parangtritis yang memiliki tikungan tajam dan minim penerangan pada malam hari.

Kecelakaan tunggal ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan pengendara saat melintas di jalur rawan. (ef linangkung)