News  

Puasa Ayyamul Bidh Desember 2025 Kapan? Ini Jadwal dan Doanya

Ilustrasi kapan puasa Ayyamul Bidh Desember 2025. (Pixabay.com)

bernasnews – Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Memasuki bulan Desember 2025, banyak umat Muslim kembali mencari informasi mengenai kapan jadwal pelaksanaannya serta bagaimana niat dan keutamaannya.

Bulan ini bertepatan dengan Jumadil Akhir 1447 Hijriah, sehingga menjadi waktu yang tepat untuk kembali memperbanyak ibadah, termasuk menjalankan puasa sunah tiga hari ini.

Puasa Ayyamul Bidh dikenal sebagai puasa pada hari-hari putih, yaitu tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Amalan ini telah dicontohkan Rasulullah SAW dan menjadi kesempatan bagi seorang Muslim untuk menambah pahala melalui ibadah ringan namun bernilai besar.

Apa Itu Puasa Ayyamul Bidh? Dasar Hukum dan Anjurannya

Dalam literatur fikih, salah satunya dijelaskan dalam buku Fiqih Puasa karya M. Hasyim Ritonga, disebutkan bahwa puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada tanggal 13-15 bulan Hijriah. Ketentuan ini merujuk pada hadits shahih yang bersumber dari Abu Dzar RA, ketika Rasulullah SAW bersabda:

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriah).” (HR Tirmidzi dan An-Nasa’i)

Para ulama menyebutkan bahwa hukum puasa ini adalah sunnah muakkad, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan. Imam an-Nawawi dalam Syarah Riyadhus Shalihin menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW hampir tidak pernah meninggalkannya, baik dalam keadaan menetap maupun ketika sedang bepergian.

Hal ini juga ditegaskan dalam riwayat dari Ibnu Abbas RA:

“Rasulullah SAW tidak pernah berbuka ( selalu berpuasa ) pada Ayyamul Bidh, baik beliau berada di rumah maupun sedang bepergian.” (HR an-Nasa’i dengan sanad hasan)

Dengan teladan tersebut, puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu amalan yang memiliki keutamaan khusus bagi Muslim yang ingin meningkatkan kualitas spiritual bulanannya.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Desember 2025

Untuk bulan Desember 2025, penetapan hari-hari pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia 2025 yang diterbitkan oleh Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI. Pada bulan ini, tanggal 13–15 bulan Hijriah jatuh pada:

  • Kamis, 4 Desember 2025: 13 Jumadil Akhir 1447 H
  • Jumat, 5 Desember 2025:14 Jumadil Akhir 1447 H
  • Sabtu, 6 Desember 2025: 15 Jumadil Akhir 1447 H

Ketiga hari tersebut menjadi rangkaian puasa sunnah yang bisa dikerjakan secara berurutan. Meski begitu, puasa pada salah satu atau dua hari di antaranya tetap mendapatkan pahala dan keutamaan.

Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Artinya

Sebagaimana ibadah puasa lainnya, niat menjadi syarat sah. Niat puasa Ayyamul Bidh dapat dilakukan pada malam hari sebelum puasa dimulai. Namun jika seseorang lupa, ia masih diperbolehkan berniat pada pagi hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh sebagaimana dikutip dari buku Yang Perlu Dilakukan Muslimah Sepanjang Tahun karya Khayeera Indana Hulwah dan Aliyah Tsurayyam:

Lafal Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى

Latin

Nawaitu shauma ayyâmil bidh sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya

“Saya niat puasa pada hari-hari putih (Ayyamul Bidh), sunah karena Allah Ta’ala.”

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh bukan hanya ibadah sunnah biasa. Terdapat berbagai hikmah dan keutamaan yang membuat amalan ini begitu dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

1. Pahalanya Setara Puasa Satu Bulan Penuh

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa setiap amal kebaikan diganjar sepuluh kali lipat. Maka puasa tiga hari bernilai seperti tiga puluh hari.

Beliau bersabda:

“Barang siapa yang berpuasa setiap bulan sebanyak tiga hari, itulah shiyamud dahr (puasa sepanjang tahun).”

Lalu Allah menurunkan ayat:

“Barang siapa yang mendatangkan satu kebaikan, baginya sepuluh kali lipat.”
(HR Tirmidzi dan Ibnu Majah, hadis hasan)

Dengan begitu, orang yang rutin melakukannya setiap bulan dihitung seakan berpuasa sepanjang tahun.

2. Mendapat Balasan Langsung dari Allah SWT

Dalam sebuah hadits qudsi disebutkan:

“Puasa adalah untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”

(HR Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa ibadah puasa, termasuk puasa sunnah seperti Ayyamul Bidh, memiliki kedudukan istimewa.

3. Melatih Keikhlasan dan Keteguhan Hati

Puasa Ayyamul Bidh sering disebut sebagai sarana memperbaiki diri. Melakukannya secara konsisten dapat membantu seorang Muslim melatih kesabaran, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan keikhlasan dalam beribadah.

Puasa Ayyamul Bidh merupakan kesempatan untuk memaksimalkan amalan ibadah di akhir tahun 2025. Dengan jadwal yang telah ditetapkan pada tanggal 4-6 Desember 2025, umat Muslim dapat mempersiapkan diri untuk menunaikannya dengan baik. Selain ringan, puasa ini mengandung keutamaan besar yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Semoga ibadah yang dilakukan pada hari-hari putih ini menjadi amal yang diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kehidupan kita.

***