Bacaan Sholawat saat Hari Maulid Nabi Muhammad, Apa Saja Amalan yang Harus Dilakukan?

Bacaan Sholawat saat Hari Maulid Nabi Muhammad/pexels.com
Bacaan Sholawat saat Hari Maulid Nabi Muhammad

bernasnews – Setiap tahun, umat Islam di berbagai belahan dunia menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh suka cita. Simak bacaan sholawat untuk peringatan tersebut.

Momen ini bukan hanya sekadar perayaan lahirnya Rasulullah, tetapi juga kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan. 

Salah satu amalan yang paling banyak dilakukan adalah membaca sholawat serta memperdalam ajaran Nabi.

Lantas, apa saja bacaan sholawat yang bisa diamalkan dan amalan apa saja yang dianjurkan pada peringatan Maulid Nabi? Mari kita bahas satu per satu.

Amalan yang Bisa Dilakukan Saat Maulid Nabi

Selain membaca sholawat, banyak amalan lain yang bisa Anda lakukan untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW. Berikut beberapa di antaranya:

1. Sholat dan Berdoa

Anda bisa memulainya dengan sholat sunnah atau sholat tahiyatul masjid. Setelah itu, panjatkan doa agar hidup selalu diberkahi Allah SWT.

2. Membaca dan Mempelajari Maulid

Bacaan Maulid berisi kisah perjalanan hidup Rasulullah. Dengan membacanya, Anda tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan teladan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Memberi Sedekah

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 254 agar umat Islam menginfakkan sebagian rezekinya sebelum datang hari kiamat. Memberi sedekah di hari Maulid menjadi wujud nyata rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan.

4. Mempercantik Rumah dan Masjid

Tradisi menghias rumah maupun masjid dengan lampu atau hiasan menjadi simbol kegembiraan. Ini juga menjadi wujud syukur sekaligus mempererat kebersamaan.

5. Mengingat Ajaran Nabi

Gunakan peringatan Maulid sebagai momen refleksi. Aplikasikan ajaran Nabi, seperti sikap jujur, sabar, dan kasih sayang, dalam kehidupan sehari-hari.

6. Menghadiri Kajian Agama

Mengikuti kajian tentang kehidupan Rasulullah bisa menambah ilmu dan keimanan. Seperti sabda Nabi:

“Barang siapa yang menginginkan dunia, maka hendaklah ia menguasai ilmu…” (HR Ahmad).

7. Membaca Sholawat dengan Istiqamah

Selain di hari Maulid, jadikan sholawat sebagai amalan rutin. Semakin sering Anda melakukannya, semakin besar peluang mendapatkan syafaat Rasulullah.

8. Puasa Sunnah

Rasulullah SAW biasa berpuasa di hari Senin, hari kelahirannya. Selain itu, puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah juga dianjurkan. Nabi bersabda kepada Abu Dzar:

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15.” (HR Tirmidzi).

9. Mengadakan Kegiatan Sosial

Berbuat baik kepada sesama, misalnya memberi makanan, menjenguk orang sakit, atau membantu tetangga, menjadi amalan yang bernilai pahala besar.

10. Membaca Al-Qur’an

Amalan lain yang tidak boleh terlewat adalah membaca Al-Qur’an. Allah menegaskan dalam QS. Al-Hijr [15]:9 bahwa Al-Qur’an akan selalu dijaga kemurniannya. 

Membacanya pada Maulid Nabi menjadi salah satu cara mengingat karunia terbesar Allah kepada umat manusia.

Membaca Sholawat di Hari Maulid

Membaca sholawat menjadi amalan yang sangat dianjurkan pada Maulid Nabi. Rasulullah SAW sendiri bersabda:

“Orang yang paling berhak mendapatkan syafa’atku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku.” (HR. Tirmidzi)

Ada banyak ragam bacaan sholawat yang bisa Anda amalkan. Beberapa di antaranya yang populer dibaca saat Maulid Nabi adalah:

Sholawat Nariyah

Allahumma shollì sholaatan kaamìlatan Wa sallìm salaaman taaman ‘ala sayyìdìnaa Muhammadìn Alladzì tanhallu bìhìl ‘uqadu, wa tanfarìju bìhìl kurabu…

Sholawat ini dikenal sebagai doa untuk memohon kemudahan, kelancaran urusan, serta keberkahan hidup.

Sholawat Nabi Muhammad SAW dan Nabi Ibrahim AS

Allohumma solli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa sollaita ‘alaa aali ibroohim…

Sholawat ini merupakan bacaan yang diajarkan Rasulullah sendiri dan biasa dilantunkan dalam setiap sholat.

Dengan memperbanyak sholawat, Anda sekaligus mempererat ikatan cinta kepada Nabi Muhammad SAW serta berharap memperoleh syafaat di akhirat kelak.***