bernasnews — Sebagai bagian dari komitmennya membangun masa depan Indonesia melalui agrobisnis berkelanjutan dan pendidikan berkualitas, Domba Makmur Indonesia Farm (DMI Farm) resmi menjalin kerja sama strategis dengan SMK Negeri 1 Pandak, Kabupaten Bantul, DIY, pada Selasa (2/12/2025).
Sinergi ini difokuskan pada pembentukan dan pengembangan Sumber Daya Manusia Modern Farm, yang siap terjun ke dunia peternakan dengan sistem dan pendekatan profesional.
Melalui kerja sama ini, DMI Farm menerima siswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) dari SMK Negeri 1 Pandak untuk mendapatkan pengalaman langsung selama empat bulan dalam ekosistem integrated circular farming yang dikembangkan oleh DMI Farm.
Serah terima siswa PKL dihadiri oleh Nur Hidayat, ST. MM selaku Founder DMI Farm, Septi Wulandari, S.Pd, Pendamping Siswa PKL SMK Negeri 1 Pandak, dan Lisa Nugraheni, S.Pt., Perwakilan Jurusan Peternakan, yang berlangsung di Aula AMC Group, Jalan Patangpuluhan, Wirobrajan, Yogyakarta.
Siswa Belajar Ekosistem Modern Farm Berbasis Circular Farming dan Framework Startup
Selama masa PKL, para siswa akan:
- Terlibat langsung dalam pengelolaan kandang ruminansia kecil
- Belajar konsep Integrated Circular Farming yang mencakup breeding, sistem koloni, manajemen pakan mandiri, zero waste farming, dan pengolahan limbah menjadi pupuk organik
- Memahami ekosistem bisnis peternakan berbasis framework startup: kolaborasi, agile process, socialpreneurship, dan model kemitraan masyarakat
- Mengasah knowledge, skills, dan attitude sebagai Operator Kandang Ternak Ruminansia Kecil, kompetensi penting yang dibutuhkan industri peternakan modern
Program ini merupakan langkah konkret DMI Farm dalam membangun generasi muda yang tidak hanya mampu beternak, tetapi juga memahami ekosistem bisnis peternakan masa depan yang terukur, berkelanjutan, dan berorientasi kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan Guru SMK Negeri 1 Pandak
Septi Wulandari, S.Pd., mengemukakan, bahwa kolaborasi dengan DMI Farm ini sangat relevan dengan kebutuhan sekolah dan perkembangan industri. Menurut Septi, siswa tidak hanya belajar beternak, tetapi juga memahami sistem modern farm yang terintegrasi dan berorientasi bisnis.
“Kami percaya pengalaman ini akan meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja mereka di sektor peternakan modern,” ungkap Septi dengan penuh harap.
Statement Founder DMI Farm: Mempersiapkan Generasi Peternak Modern
Nur Hidayat, ST. MM., Founder DMI Farm, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari visi besar DMI Farm untuk mendukung ketahanan pangan melalui pembentukan SDM unggul. “Kami di DMI Farm percaya bahwa masa depan peternakan Indonesia ada di tangan generasi muda yang kompeten,” tegasnya.
Melalui program PKL ini, Nur Hidayat ingin menunjukkan bahwa peternakan dapat dikelola secara profesional, modern, dan berkelanjutan. Para siswa belajar bukan hanya cara beternak, tetapi juga bagaimana membangun ekosistem circular farming. Juga memahami model bisnis peternakan yang terukur.
“Inilah investasi terbaik untuk masa depan ketahanan pangan bangsa,” ujar pengusaha dan anggota KADIN DIY, yang mempunyai hobi menyanyi.
Investasi Masa Depan: DMI Farm Mengajak Sekolah dan Institusi Lain Bersinergi
Kerja sama ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi strategis antara Dunia Usaha dan Dunia Pendidikan (DUDI), terutama dalam bidang peternakan modern yang memerlukan keterampilan teknis dan pemahaman sistem yang komprehensif.
DMI Farm membuka peluang bagi sekolah, perguruan tinggi, serta lembaga pendidikan lain untuk bekerja sama dalam:
- PKL dan magang industri
- Program kunjungan edukasi
- Research & development agro-livestock
- Pelatihan kompetensi berbasis project
Tentang DMI Farm
Domba Makmur Indonesia Farm (DMI Farm) adalah unit agrobisnis di bawah AMC Group yang menerapkan konsep Integrated Circular Farming dan ekosistem socialpreneurship. DMI Farm fokus pada budidaya domba, pengembangan kemitraan masyarakat, serta penguatan ketahanan pangan berbasis peternakan. Juga menjadi pusat pembelajaran agrobisnis dan lokasi bagi program pelatihan Akademi AMC. (*/ ted)












