News  

Dukung SDGs 4, Mahasiswa UNY Berpartisipasi dalam Pengabdian Mengajar Anak di Kagem Jogja

Anak-anak binaan Kagem Jogja peserta program foto bersama dengan Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Pusat Studi Sustainable Development Goals (SDGs) melaksanakan program partisipasi pengabdian mengajar anak untuk mendukung pencapaian SDGs 4: Pendidikan Berkualitas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Zahrotun  Qurrata  A’yuni,  Nabilah  Pranadita  Nasyif, , dan Bintang  Jelang  Ramadhan, Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), bertempat di Kagem Jogja, Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY, pada Selasa, 11 November 2025.

“Kagem Jogja sendiri merupakan komunitas belajar berbasis masyarakat yang menyediakan ruang aman bagi anak-anak untuk mendapatkan bimbingan belajar, pengembangan karakter, serta dukungan pendidikan di luar sekolah formal,” kata Bintang  Jelang  Ramadhan selaku Fasilitator, dalam rilis yang dikirim, Senin (1/12/2025).

Pengabdian ini mengangkat isu peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak di lingkungan Dayakan. Dengan mengusung tema “Pembelajaran Bermakna dan Inklusif untuk Semua Anak”, program ini berupaya memastikan bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang sosial-ekonomi, dapat memperoleh kesempatan belajar yang adil.

“Peserta kegiatan adalah anak-anak binaan Kagem Jogja, dengan para mahasiswa UNY bertindak sebagai pengajar, pendamping, dan fasilitator,” ungkap Bintang.

“Materi yang diberikan mencakup pendampingan literasi, aktivitas belajar, dan permainan edukatif. Anak-anak sangat antusias, dan ini menjadi pengalaman penting bagi kami untuk memahami praktik nyata pendidikan berkelanjutan,” imbuhnya.

Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya motivasi belajar anak sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian masyarakat berbasis pendidikan. Selain SDGs 4, kegiatan ini juga relevan dengan SDGs 10: Mengurangi Kesenjangan melalui pemberian akses pendidikan yang lebih merata.

UNY berkomitmen untuk terus mendukung implementasi SDGs melalui kegiatan pendidikan dan pengabdian masyarakat yang inklusif. “Program serupa diharapkan dapat berlanjut dan menjangkau lebih banyak kelompok anak, sehingga keberlanjutan pendidikan dapat benar- benar dirasakan secara merata,” pungkasnya. (*/ ted)