Menjadi Guru Hebat untuk Indonesia Kuat di SMK Marsudirini St. Fransiskus Semarang

Guru SMK Marsudirini St. Fransiskus Semarang foto bersama Dra. Sr. M. Rosalia, OSF selaku Koordinator SMK St. Fransiskus usai giat upacara peringati HGN 2025. (Foto: Kiriman Harvest)

bernasnews — SMK Marsudirini St. Fransiskus menyelenggarakan upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025. Kegiatan ini diikuti oleh semua warga sekolah yang berlangsung di Lapangan sekolah setempat, Jalan Wolter Monginsidi, Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa 25 November 2025.

Secara istimewa, para guru dan karyawan terlibat langsung menjadi petugas upacara sedangkan peserta didik kelas X, XI dan XII menjadi peserta upacara, dengan pembina Dra. Sr. M. Rosalia, OSF selaku Koordinator SMK St. Fransiskus.

Dalam pidatonya, Suster Rosalia menegaskan, bahwa tugas guru semakin berat. Guru dihadapkan pada tantangan kehidupan yang semakin hedonis dan materialistis dimana kebahagiaan dan penghargaan atas manusia dihargai sebatas kepemilikan dan kesenangan material.

“Pasalnya ada sebagian guru yang mengalami tekanan material, sosial, mental, dan berhadapan dengan aparatur penegak hukum,” tuturnya.

Menurut Suster Rosalia, guru bukan hanya seorang pendidik tetapi juga agen pembelajaran dan peradaban yang mengemban tugas profetik, mencerdaskan, membangun nalar kritis, hati yang jernih dan akhlak muli. Kehadiran guru kian diperlukan oleh murid di dalam dan di luar kelas sebagai figure inspiratif, teladan, digugu dan ditiru.

“Guru Hebat, Indonesia Kuat” adalah tema peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025 ini, yang dimaksudkan supaya semua guru di Indonesia bisa meluruskan niat, memperkuat motivasi dan meneguhkan jati diri dan mengapresiasi semangat belajar peserta didik, berbagi dan saling berkolaborasi serta mampu memberikan layanan pendidikan yang baik.

Suster Rosalia berharap, para guru khususnya di SMK St. Fransiskus bisa secara totalitas mendampingi, mendidik dan mencerdaskan peserta didik dengan hati yang tulus , ikhlas dan penuh Syukur.

“Karena guru yang hebat adalah guru yang mau mendengar, mengajar dan mendidik peserta didiknya dengan berbagai keragaman dan keunikan yang mereka miliki sehingga kebutuhan peserta didik terpenuhi,” tegasnya.

Selanjutnya Suster Rosalia juga menyampaikan pesan untuk semua murid bahwa hendaknya meneladani lima sikap yaitu, Belajar, Cintai Orangtua, Hormati Bapak dan Ibu guru, Rukun dengan teman, Cintai tanah air dan bangsa.

“Muliakanlah dirimu dengan memuliakan gurumu sehingga itu akan menentukan masa depanmu,” pungkas Suster M. Rosalia, OSF. (zbd/ Mrs. Natalia M, S.Pd, Waka Humas SMK St. Fransiskus Semarang)