Edukasi Kesehatan dan Pemeriksaan Gratis, Bentuk Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Prodi Teknologi Bank Darah STIKes Guna Bangsa Yogyakarta

Dosen dan Mahasiswa Prodi Teknologi Bank Darah STIKes Guna Bangsa Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

bernasnews — Tim Praktik Kerja Nyata (PKN) Program Studi Teknologi Bank Darah, D 3, STIKes Guna Bangsa Yogyakarta menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan, di Dusun Kaliadem, Kepuharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY, pada tanggal 10–22 November 2025.

Sosialisasi tersebut menghadirkan tiga narasumber, yaitu Aulia Rahman, S.Si., M.Biotech.; Dr. Ikrimah Nafilata, S.KM., M.Kes (Epdi); dan Kumara Rahmawati Zain, S.Pd., M.Biotech.

Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan materi mengenai penyakit tidak menular yang diantaranya seperti asam urat, kadar gula, dan tekanan darah, serta penyakit menular yang berpotensi ditularkan melalui transfusi darah.

Tim juga memperkenalkan program LADA MANIS Sleman (Layanan Darah Gratis Warga Sleman) sebagai bentuk gerakan donor darah berbasis masyarakat.

Aulia Rahman, S.Si., M.Biotech., selaku Sekretaris Program Studi Teknologi Bank Darah, menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi kesehatan masyarakat. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa penyakit tidak menular dapat dicegah sejak dini,” kata Aulia, dalam rilis yang dikirim, Kamis (27/11/2025)

“Program LADA MANIS juga kami dorong sebagai upaya membangun kesiapsiagaan donor darah. Edukasi ini bukan hanya bagian dari PKN, tetapi komitmen untuk mewujudkan desa yang peduli kesehatan dan sadar donor darah,” imbuhnya.

Menurut Aulia Rahman, bahwa edukasi ini bukan hanya bagian dari PKN tetapi komitmen untuk mewujudkan desa yang peduli kesehatan dan sadar donor darah.

Dukuh Kaliadem, Saryono memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat bagi warga. Banyak yang baru memahami risiko penyakit tidak menular serta pentingnya donor darah. “Kami berterima kasih kepada Tim STIKes Guna Bangsa atas pendampingannya,” ujar Saryono.

Warga pun terlihat aktif mengikuti sesi diskusi, terutama terkait tanda awal penyakit tidak menular dan cara melakukan pemeriksaan mandiri. Pertanyaan seputar donor darah dan keamanan transfusi juga mewarnai dialog antara warga dan pemateri.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Tim PKN Tim STIKes Guna Bangsa, yang meliputi pemeriksaan golongan darah, pemetaan kesehatan warga, skrining penyakit, hingga edukasi mengenai transfusi darah. Seluruh rangkaian dirancang dengan pendekatan Primary Health Care (PHC) dan mendorong keterlibatan masyarakat secara maksimal. (*/ nun)