bernasnews– Padukuhan Mulyosari, Kalurahan Baleharjo, Wonosari, berubah menjadi lautan manusia pada Selasa malam (25/11/2025) ketika seorang pencuri tertangkap basah sedang beraksi di sebuah gudang rongsok.
Insiden itu membuat ratusan warga berbondong-bondong menuju lokasi untuk menyaksikan langsung pelaku yang sudah diamankan dan dikurung di dalam bangunan tersebut.
CCTV Gudang Rongsok Baleharjo Tiba-Tiba Mati
Ketegangan bermula ketika Edi, pemilik gudang rongsok, melihat akses CCTV di ponselnya mendadak terputus.
Ia langsung merasa ada yang tidak beres. Edi segera menuju gudang untuk memastikan situasinya, dengan firasat kuat bahwa seseorang sedang mencoba masuk ke dalam bangunan itu.
Keyakinan Edi terbukti. Sesampainya di Gudang Rongsok Baleharjo, ia melihat seorang pria yang tampak gugup sedang berusaha mematikan kamera pengawas.
Gerak-gerik pelaku mengingatkannya pada rekaman pencurian yang terjadi sepekan sebelumnya.
“Saya cek rekaman sebelumnya, ternyata orang yang sama seperti yang pernah masuk dulu,” ujar Edi.
Menyadari bahwa pelaku merupakan sosok yang sama, Edi segera bertindak. Ia bersama beberapa warga mengunci pintu gudang dari luar, memastikan pencuri itu tidak punya kesempatan untuk melarikan diri.
Di dalam ruangan yang gelap dan sempit itu, pelaku mulai panik, bahkan menangis ketika menyadari dirinya terkunci.
Kabar penangkapan pencuri menyebar cepat dari mulut ke mulut. Warga berlarian keluar rumah, sebagian membawa senter, sebagian membawa ponsel untuk merekam kejadian.
Dalam hitungan menit, ratusan orang memadati halaman gudang dan jalan kampung. Banyak yang ingin memastikan pelaku tidak kabur, mengingat gudang tersebut memang sudah pernah dibobol sebelumnya.
Kerumunan warga yang membludak membuat situasi semakin sensitif. Beberapa warga mulai berteriak, sebagian lain mencoba menenangkan, tetapi emosi tetap mudah tersulut. Kondisi itu memaksa aparat kepolisian bergerak cepat.
Polsek Wonosari menurunkan tim yang dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Wantiya. Petugas langsung mengambil alih pengamanan dan mengevakuasi pelaku.
Polisi mengeluarkan pelaku dari dalam gudang dengan sangat hati-hati, lalu memasukkannya ke dalam mobil patroli untuk mencegah kemungkinan amuk massa.
Proses evakuasi berlangsung cepat namun tegang. Seruan warga bercampur dengan instruksi petugas yang berupaya menenangkan keadaan.
Setelah berhasil mengamankan pelaku, polisi segera membawa pria itu ke Polsek Wonosari untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sudah Pernah Terjadi Sebelumnya
Peristiwa malam itu bukanlah kejadian pertama di gudang milik Edi. Pada Rabu (19/11/2025), gudang tersebut sudah menjadi target pencurian.
Edi baru mengetahui kejadian itu keesokan harinya ketika mendapati sejumlah barang telah raib.
Barang yang hilang meliputi 2,5 kilogram bodolan (rontokan) rambut senilai sekitar Rp 2,7 juta dan puluhan ponsel bekas.
Rekaman CCTV dari kejadian tersebut menunjukkan sosok pria yang sangat mirip dengan pelaku yang ditangkap malam ini. Temuan itu menguatkan dugaan bahwa pelaku sudah beberapa kali mengincar gudang rongsok itu.
Kanit Reskrim Polsek Wonosari, Iptu Wantiya, memastikan bahwa pihaknya sedang menelusuri lebih jauh dugaan rangkaian pencurian yang melibatkan pelaku.
Pelaku kini sudah mendekam di ruang tahanan polisi dan menjalani pemeriksaan intensif.
“Pelaku sudah kami amankan. Kami sedang melakukan pemeriksaan lanjutan dan mencocokkan bukti rekaman CCTV dari kejadian sebelumnya,” jelasnya. (ef linangkung)












