bernasnews– Sekitar pukul 05.30 WIB, Selasa (21 Oktober 2025), sebuah gerobak burjo di kawasan Embung Giwangan hangus terbakar. Dugaan sementara, gerobak itu sengaja dibakar oleh orang tak dikenal.
Asap hitam tebal terlihat mengepul dari arah embung saat beberapa warga melintas untuk berolahraga pagi. Mereka panik saat melihat api sudah melalap bagian atap dan kayu gerobak.
“Tadi masih ada sisa api di bagian bawah, asapnya tebal banget,” ujar salah satu warga, melansir dari kabarjawa.com.
Pemilik burjo yang sehari-hari berjualan di area Embung Giwangan datang pagi itu untuk memulai aktivitas. Namun setibanya di lokasi, ia melihat gerobaknya sudah gosong dan rusak parah.
Menurut keterangan dari Polresta Yogyakarta, kebakaran terjadi tidak lama sebelum pemilik tiba. Sehari sebelumnya, gerobak tersebut tidak beroperasi karena libur. Jadi, pemilik baru tahu keesokan harinya.
Sisa asap di sekitar lokasi memperkuat dugaan bahwa peristiwa pembakaran baru saja terjadi. Beberapa warga sekitar mengaku tidak mendengar suara ledakan atau percikan listrik.
Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Umbulharjo. Setelah menerima laporan, polisi langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung H, membenarkan adanya peristiwa pengrusakan berupa pembakaran gerobak tersebut.
“Benar, sekitar pukul 05.30 WIB kami menerima laporan adanya pembakaran satu unit gerobak burjo di kawasan Embung Giwangan,” ujar Iptu Gandung H.
Ia menyebutkan bahwa penyebab pembakaran gerobak burjo masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian tengah mengidentifikasi kemungkinan pelaku di balik aksi pembakaran itu. Dari hasil pemeriksaan awal, perkiraan kerugian mencapai sekitar Rp3,5 juta.
Iptu Gandung H juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya.
“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Kami akan usut tuntas pelaku pembakaran gerobak ini,” tegasnya.
Saat ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar area embung. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak keamanan lingkungan untuk memperkuat patroli malam di wilayah tersebut.***(Eln)












