bernasnews– Sabtu (22/11/2025), sekitar pukul 13.00 WIB, tiga mobil terlibat tabrakan beruntun tepat di Jalan Parangtritis, tepatnya di depan Rumah Makan Rocket Chicken, Dusun Ngijo, Panggungharjo, Sewon, Bantul.
Kecelakaan bermula ketika seorang pengemudi mengantuk dan kehilangan konsentrasi, sehingga memicu rangkaian benturan yang merusak tiga kendaraan sekaligus.
Piket Lantas Pos Druwo Polsek Sewon langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Ps Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, memastikan bahwa kecelakaan tidak menimbulkan korban luka, tetapi menyebabkan kerugian materi hingga puluhan juta rupiah.
“Kami memastikan bahwa semua pengemudi dalam kondisi selamat, meski ketiga kendaraan mengalami kerusakan berat,” ujarnya.
Detik-Detik Tabrakan Beruntun di Jalan Parangtritis
Kecelakaan berawal ketika mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi S 1189 ST melaju dari arah selatan ke utara.
Pengemudi bernama MIB (24), warga Mojokerto, mengaku kehilangan konsentrasi karena mengantuk. Mobilnya tiba-tiba oleng ke kanan dan keluar jalur.
Di saat bersamaan, sebuah Mitsubishi pick-up AB 8157 QK yang dikemudikan S (65), warga Sanden, melaju dari arah berlawanan.
Benturan keras tidak terhindarkan. Sisi kanan pick-up ringsek seketika akibat hantaman dari Xenia yang melintang.
Namun, Xenia yang sudah oleng tidak langsung berhenti. Mobil tersebut terus melaju tak terkendali hingga menabrak Toyota Yaris AB 1259 JM yang sedang terparkir di sisi timur jalan, menghadap utara.
Benturan itu bahkan membuat Yaris terpental ke depan dan menabrak sebuah tiang telepon. Saksi mata menggambarkan suara benturan beruntun itu sebagai seperti ledakan kecil.
Identitas Pengemudi dan Kondisi
Meski tabrakan terlihat mengerikan, ketiga pengemudi tidak mengalami luka. Pengemudi Xenia, MIB (24), warga Prajurit Kulon, Mojokerto, Jawa Timur tidak mengalami luka. Namun, bagian depan dan samping kanan kendaraan ringsek.
Pengemudi Toyota Yaris, HPS (49), warga Kasihan, Bantul tidak luka. Namun, bagian depan dan belakang ringsek berat setelah menghantam tiang telepon.
Pengemudi Pick-up Mitsubishi, S (65) warga Sanden, Bantul tanpa luka, tetapi sisi kanan dan bagian depan ringsek
Polisi mencatat bahwa kerugian materi akibat kecelakaan ini mencapai sekitar Rp20 juta. Kerusakan paling berat menimpa Toyota Yaris dan Xenia yang ringsek di beberapa bagian.
Iptu Rita Hidayanto menegaskan kembali pentingnya menjaga kondisi tubuh sebelum berkendara. Mengemudi dalam keadaan mengantuk sangat berbahaya.
“Kecelakaan ini menjadi bukti bahwa satu detik kehilangan konsentrasi dapat menimbulkan kerugian besar,” tegasnya.
Polres Bantul mengimbau masyarakat untuk beristirahat terlebih dahulu jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara. Upaya preventif ini dapat mencegah kecelakaan serupa terjadi di kemudian hari.
Kecelakaan beruntun itu sempat menyebabkan kemacetan di sepanjang Jalan Parangtritis, terutama karena posisi kendaraan yang melintang dan merusak ruang gerak lalu lintas.
Petugas membutuhkan waktu untuk mengevakuasi kendaraan yang ringsek dan memastikan jalan kembali aman dilalui. (ef linangkung)












