bernasnews – Menjelang pelaksanaan khutbah pada hari Jumat 21 November 2025, khatib diharapkan mempersiapkan naskah dengan sebaik mungkin. Dalam suasana dunia yang penuh perubahan mulai dari cuaca yang tidak dapat diprediksi hingga dinamika kehidupan yang terus bergerak kekuatan iman adalah penopang yang tidak tergantikan.
Ketika iman terjaga, seseorang mampu mensyukuri hari-hari yang cerah, tetap sabar menghadapi badai, serta percaya bahwa segala peristiwa terjadi sesuai ketetapan Allah Yang Maha Bijaksana. Iman yang kokoh menjadi energi yang meneguhkan langkah dan menentramkan jiwa di tengah setiap ujian.
Berikut adalah naskah khutbah Jumat bertema “Menguatkan Iman dalam Kehidupan Sehari-hari” yang dapat disampaikan pada tanggal 21 November 2025 yang dikutip dari islam.nu.or.id.
Khutbah Jumat
Khutbah Pertama
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أُوْلِى الْفَضْلِ الْجَسِيْمِ.
أَمَّا بَعْدُ:
Menguatkan Iman di Tengah Perubahan
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Marilah kita mengawali pertemuan mulia ini dengan puji dan syukur ke hadirat Allah, Tuhan semesta alam, yang senantiasa melimpahkan nikmat dan karunia kepada kita. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw, beserta keluarga dan para sahabat beliau, semoga kita kelak termasuk golongan umat yang menerima syafaatnya pada hari kiamat. Amin ya Rabbal alamin.
Pada era ketika cuaca berubah tanpa pola dan kehidupan berjalan dengan dinamika yang tidak selalu dapat ditebak, menjaga kekokohan iman menjadi tugas penting bagi setiap muslim. Iman ibarat kompas yang memandu hati menuju ketentraman. Tanpa iman, seseorang mudah goyah oleh kecemasan dan ketidakpastian. Namun dengan iman, setiap ujian akan dipandang sebagai bagian dari kasih sayang dan ketentuan Allah.
Khatib mengajak diri sendiri dan seluruh jamaah untuk selalu memperbarui iman dan memperkuat takwa. Allah tidak hanya menjanjikan kebaikan akhirat bagi orang yang beriman dan bertakwa, tetapi juga menjadikan hidup di dunia lebih terarah dan dipenuhi keberkahan.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ
وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar. Niscaya Allah memperbaiki amal-amal kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Dan barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh ia telah mendapatkan kemenangan yang besar.”
Ayat ini menegaskan bahwa kejujuran, ketakwaan, dan ketundukan kepada Allah adalah pilar utama dalam membangun kekuatan iman. Jika iman kuat, setiap kesulitan akan terasa ringan, dan hati akan senantiasa menemukan jalan keluar yang diridhai-Nya.
Nilai Iman bagi Kehidupan Sehari-hari
Jamaah rahimakumullah,
Cuaca yang tak menentu sering kali menggambarkan dinamika kehidupan kita. Ada waktu ketika hari terasa terang dan mudah, namun ada pula masa-masa berat yang menguji kesabaran. Iman membantu kita untuk tetap bersyukur pada kondisi lapang dan bersabar pada situasi sulit. Dengan iman, kita mampu melihat hikmah di balik setiap kejadian.
Ketika seseorang menjaga hubungan hatinya dengan Allah, maka Allah akan menjaga langkah-langkah hidupnya. Sesuai firman-Nya dalam surah Al-‘Ashr:
وَالْعَصْرِ. إِنَّ الْأِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ.
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ
وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Ayat ini bukan hanya mengingatkan manusia bahwa waktu terus berjalan, tetapi juga menjelaskan bahwa keberuntungan hanya dimiliki oleh mereka yang menjaga iman, melakukan amal shalih, saling menasihati dalam kebenaran, serta saling menasihati dalam kesabaran.
Penutup Khutbah Pertama
Dengan demikian, khatib mengajak seluruh jamaah untuk terus memperkuat iman di setiap kesempatan. Tanpa iman, kehidupan akan terasa hampa dan mudah terguncang. Namun dengan iman, setiap perubahan akan menjadi pengingat atas kekuasaan Allah, dan setiap kesulitan menjadi peluang untuk memperoleh pahala dan kemuliaan.
Berikut ini link khutbah Jumat, 21 November 2025 selengkapnya: [klik di sini]
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah, marilah kita menutup khutbah ini dengan tekad yang kuat untuk terus memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, serta menjaga hati agar selalu dekat dengan Allah dalam setiap keadaan.
Ketidakpastian hidup bukanlah alasan untuk merasa cemas, karena dengan iman yang kokoh dan takwa yang terjaga, Allah akan membimbing langkah kita menuju kebaikan. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang sabar, bersyukur, dan senantiasa berada dalam lindungan-Nya. Marilah kita memohon ampun kepada Allah, karena sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
***












