Harga Emas 21 November 2025 Turun Jadi Berapa per Gram?

Ilustrasi daftar harga emas hari ini, 25 November 2025. (Unsplash.com)

bernasnews – Pergerakan harga emas pada Jumat, 21 November 2025, kembali menunjukkan tekanan setelah beberapa hari terakhir bergerak fluktuatif. PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melaporkan bahwa harga emas batangan mereka mengalami penurunan cukup signifikan.

Tren melemahnya harga emas Antam ini terjadi bersamaan dengan turunnya harga emas dunia, yang dipengaruhi sentimen ekonomi global.

Harga Emas Antam Turun Rp 16.000 per Gram

Mengacu pada laporan resmi di laman logammulia.com, harga emas Antam hari ini dipatok sebesar Rp 2.348.000 per gram, atau turun Rp 16.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Pada hari sebelumnya, Kamis, harga emas berada di posisi Rp 2.364.000 per gram.

Bukan hanya harga jual yang melemah, harga buyback, yaitu harga yang digunakan Antam untuk membeli kembali emas dari konsumen juga ikut terkoreksi. Hari ini, harga buyback emas Antam turun Rp 16.000 menjadi Rp 2.209.000 per gram. Artinya, apabila pemilik emas ingin menjual kembali emas batangan Antam mereka, harga tersebut menjadi acuan resmi.

Jika menilik beberapa pekan ke belakang, harga emas Antam sebenarnya pernah mencapai titik tertinggi. Pada Jumat, 17 Oktober 2025, Antam mencatat rekor dengan harga jual emas berada di angka Rp 2.485.000 per gram, sementara harga buyback saat itu berada di Rp 2.334.000 per gram. Pencapaian tersebut menandai salah satu level tertinggi dalam sejarah perdagangan emas domestik.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini 21 November 2025

Untuk memberikan gambaran lebih lengkap bagi masyarakat yang ingin membeli atau menjual emas, berikut daftar harga emas Antam berdasarkan ukurannya pada Jumat (21/11/2025):

  • 0,5 gram: Rp 1.224.000
  • 1 gram: Rp 2.348.000
  • 2 gram: Rp 4.646.000
  • 3 gram: Rp 6.951.000
  • 5 gram: Rp 11.555.000
  • 10 gram: Rp 23.030.000
  • 25 gram: Rp 57.410.000
  • 50 gram: Rp 114.655.000
  • 100 gram: Rp 229.160.000
  • 250 gram: Rp 572.590.000
  • 500 gram: Rp 1.144.900.000
  • 1.000 gram: Rp 2.288.600.000

Harga-harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar dan kebijakan perdagangan dari Antam.

Harga Emas Dunia Ikut Tertekan: Apa Penyebabnya?

Penurunan harga emas Antam tidak terjadi secara terisolasi. Melemahnya harga emas global pada perdagangan Kamis turut menjadi faktor pemicu. Berdasarkan laporan CNBC, emas di pasar spot turun 0,6 persen ke level USD 4.058,29 per troy ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember turun 0,6 persen menjadi USD 4.060 per troy ounce.

Pelemahan ini muncul setelah pasar mencerna laporan tenaga kerja Amerika Serikat untuk September, yang menunjukkan data lebih kuat dari perkiraan. Kenaikan sektor ketenagakerjaan tersebut membuat peluang pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve pada Desember semakin tipis.

Selain itu, penguatan dolar Amerika Serikat terhadap berbagai mata uang utama juga menambah tekanan. Menguatnya dolar membuat harga emas yang dihargai dalam dolar  menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri, sehingga permintaan global cenderung melemah.

Data Tenaga Kerja AS Jadi Sorotan

Laporan Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat yang sempat tertunda karena penutupan sebagian pemerintahan, menunjukkan bahwa nonfarm payrolls bertambah 119.000 pekerjaan pada September. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan proyeksi analis yang hanya memperkirakan penambahan 50.000 pekerjaan.

Data tersebut mengindikasikan ekonomi AS masih cukup kuat, sehingga The Federal Reserve dinilai belum memiliki urgensi besar untuk menurunkan suku bunga.

Harga emas Antam pada 21 November 2025 mengalami penurunan di tengah tekanan global yang dipicu oleh penguatan dolar dan laporan tenaga kerja Amerika Serikat. Meskipun saat ini emas bergerak melemah, tren harga sepanjang tahun masih menunjukkan volatilitas yang tinggi, sehingga investor perlu mempertimbangkan kondisi global maupun domestik sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual emas.

***