News  

Dramatis! Dua Warga Tertimpa Pohon Tumbang di Ring Road Utara, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi

Pohon Tumbang di Ring Road Utara/Foto Ilustrasi: Freepik

bernasnews– Hujan disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Sleman pada Jumat (21/11/2025) siang memicu tragedi di kawasan Ring Road Utara, tepatnya di depan Monumen Jogja Kembali (Monjali).

Sebuah pohon berdiameter sekitar 50 sentimeter tiba-tiba tumbang dan menimpa dua orang yang tengah beristirahat di Ring Road Utara.

Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat untuk mengevakuasi kedua korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Pohon Tumbang di Ring Road Utara

Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB, ketika sepasang laki-laki dan perempuan, yang identitasnya belum diketahui, berada di sebuah becak motor yang terparkir di tepi jalan.

Tanpa tanda-tanda mencurigakan, pohon besar di dekat mereka ambruk dan langsung menghantam korban.

Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Kamal Riswandi, mengatajan Kantor Basarnas Yogyakarta menerima laporan awal dari anggota Pemadam Kebakaran Kulonprogo yang kebetulan melintas di lokasi.

Pihaknya menerima informasi bahwa terjadi musibah pohon tumbang yang menimpa dua orang yang sedang di Ring Road Utara, depan Monjali.

“Kedua korban berada di becak motor saat pohon tumbang menghempas tubuh mereka. Pohon berdiameter cukup besar itu tiba-tiba tumbang dan langsung menimpa kedua korban,” ujar Kamal.

Mendengar laporan tersebut, Kamal segera memerintahkan Unit Siaga SAR Sleman untuk berangkat ke lokasi dan bergabung dengan tim SAR gabungan.

Dua langsung memerintahkan anggota untuk melaksanakan operasi SAR dan segera berkoordinasi dengan tim lain guna mempercepat evakuasi.

Proses Evakuasi

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan penanganan cepat. Dhedi Prasetya, rescuer Kantor Basarnas Yogyakarta, mengatakan bahwa kondisi kedua korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Kondisi terakhir henti napas, henti nadi,” ujarnya.

Tim kemudian memulai proses evakuasi dengan memotong ranting-ranting bagian atas untuk mengurangi tekanan beban pada korban dan kendaraan.

Setelah itu, mereka menstabilkan batang pohon menggunakan crane serta alat ekstrikasi. Langkah ini memastikan tidak ada pergerakan batang yang dapat membahayakan tim maupun menghambat evakuasi.

“Setelah pohon berhasil distabilkan dan ruang evakuasi terbuka, kami mengangkat kedua korban dan mengevakuasi becak motor yang ikut tertimpa. Korban langsung kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut,” tegas Kamal.

Ia menyebut operasi SAR berakhir setelah proses evakuasi seluruh korban. Seluruh SRU telah ditarik kembali ke satuan masing-masing.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan yang bekerja cepat dan sigap.

Salah satu saksi mata, Jumiati, menuturkan bahwa persitiwa pohon tumbang di Ring Road Utara tersebut sangat cepat. Peristiwa itu terjadi Jumat siang sekira pukul 14.00 WIB ketika hujan masih berlangsung.

“Sekitar jam dua-an. Tiba-tiba bruk! gitu suaranya. Kuat sekali,” ujarnya.

Ia mengaku melihat korban sebelumnya berada di dekat becak motor dan tampak sedang makan. Relawan sepertinya meneemukan ceceran makanan.

“Kemungkinan korban baru makan, terus pohonnya menimpa,” ucapnya.

Menurut Jumiati, kedua korban memang kerap melintas di kawasan itu setiap hari. Dia tidak bisa memastikan apakah pasangan tersebut suami istri atau bukan.

“Kalau suami-istri atau bukan, saya kurang tahu. Tapi mereka selalu berdua. Tadi juga pas berdua di dalam bentor,” katanya.

Tragedi ini kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya pohon besar yang kondisinya rapuh terutama saat musim hujan.

Basarnas Yogyakarta mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berteduh atau beristirahat di bawah pohon besar ketika cuaca ekstrem melanda. (ef linangkung)