News  

Pemkot Yogya Gelar Media Gatering: Media Memiliki Peran Penting sebagai Jembatan antara Pemerintah dengan Masyarakat

Suasana acara Media Gathering yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Yogyakarta. (Nuning Harginingsih/ bernasnews)

bernasnews – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Yogyakarta menggelar Media Gathering, bertempat Bale Timoho Yogyakarta, Selasa (11/11/2025). Hadir dalam kegiatan puluhan wartawan yang tegabung dalam Paguyuban Wartawan Kota Yogyakarta (Pawarta) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta hadir.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono, beserta staf.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan mengemukakan, bahwa media massa memiliki peran penting sebagai jembatan antara pemerintah dengan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang aktual, terpercaya, dan edukatif.

“Media adalah perantara antara pemerintah dengan masyarakat. Informasi yang disampaikan media berperan penting dalam membangun kepercayaan publik dan memberikan edukasi yang benar,” kata orang nomor dua di Pemkot Yogyakarta.

Wawali Wawan Harmawan dalam kesempatan itu juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Yogyakarta, seperti unggah-ungguh, gotong royong, dan rasa kebersamaan dalam setiap program pembangunan.

Menurutnya, semangat kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan pembangunan kota yang berkelanjutan. “Di Yogya, yang paling penting adalah unggah-ungguh, gotong royong, dan keterlibatan semua pihak. Pemerintah siap memberikan dukungan, baik melalui hiburan, bantuan kebudayaan, maupun fasilitas publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Wawan Harmawan.

Pihaknya juga menyoroti pentingnya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengembangan kampung tematik sebagai basis peningkatan kesejahteraan warga khsusnya di Kota Yogyakarta. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Yogyakarta harus dikembangkan secara sinergis agar mampu memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha lokal.

“Kita bicara Yogyakarta sebagai kota pariwisata. Kalau pariwisata berkembang, otomatis UMKM juga bergerak. Hotel laku, produk lokal terserap, dan ekonomi berputar. Pemerintah berupaya menghubungkan kebutuhan pariwisata dengan potensi UMKM lokal agar saling mendukung,” lanjutnya.

Wawali Wawan Harmawan juga berharap, media dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. “Media punya peran besar untuk menjaga semangat kolaborasi dan gotong royong. Bersama-sama, kita bisa membangun Yogyakarta yang lebih maju, guyub, dan sejahtera,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono mengungkapkan, bahwa wartawan merupakan mitra strategis Pemkot dalam menyampaikan pesan dan informasi pembangunan kepada masyarakat.

“Kalau kami di Kominfo bertugas sebagai humas resmi, maka teman-teman wartawan adalah humas yang sesungguhnya. Mereka yang menyampaikan informasi dan pesan ke masyarakat secara luas. Karena itu kami berterima kasih atas hubungan baik dan relasi yang sehat selama ini,” ujar Trihastono.

Lanjut Trihastono menjelaskan, sepanjang tahun 2025, kolaborasi antara pemerintah dan media telah membantu berbagai program strategis, seperti penanganan sampah, pengembangan UMKM, dan penguatan kampung tematik berbasis budaya dan ekonomi kreatif.

Ia pun berharap, kegiatan Gathering Media ini dapat menjadi agenda rutin, minimal tiga kali dalam setahun, sebagai ajang silaturahmi, diskusi, serta penguatan komitmen bersama antara pemerintah dan insan media di Kota Yogyakarta.

“Kami ingin kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tapi ruang untuk mendengar masukan dari media dan memastikan sinergi tetap terjaga,” pungkas Ignatius Trihastono. (nun/ ted)