News  

Gegara Ugal-ugalan, Grand Max Hantam NMax hingga Hancur di Paliyan

Grand Max Hantam NMax/Foto: Polres Gunungkidul

bernasnews– Kecelakaan maut nyaris terjadi di jalan umum Grogol–Karangasem, tepatnya di Padukuhan Cangkring, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Senin (10/11/2025) sore.

Sebuah mobil Daihatsu Grand Max putih dengan kecepatan tinggi menghantam sepeda motor Yamaha NMax hitam hingga hancur berantakan.

Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 17.50 WIB, ketika arus lalu lintas di kawasan tersebut mulai padat oleh kendaraan warga yang pulang kerja.

Menurut keterangan warga di lokasi, mobil Grand Max melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan yang cukup ugal-ugalan.

Benturan hebat membuat sepeda motor NMax terpental dan menghantam sisi selatan jalan. Tubuh pengendara motor terseret dan tergeletak di bawah mobil Grand Max. Warga sekitar langsung berhamburan keluar rumah dan berupaya menolong korban yang sudah tidak berdaya.

“Suara benturannya keras sekali, kami kira ledakan. Setelah dicek, ternyata ada motor yang ringsek dan pengendaranya terjepit di bawah mobil,” ungkap salah satu warga Cangkring.

Akibat insiden itu, pengendara motor mengalami luka cukup serius di kepala dan kaki, sedangkan pemboncengnya juga menderita luka di kaki bagian kiri. Keduanya mendapat perawatan di RSUD Wonosari.

Sementara itu, kondisi kendaraan benar-benar memprihatinkan. Bagian depan mobil Grand Max penyok parah, dan kaca depannya pecah seluruhnya. Motor korban ringsek total pada bagian depan.

Kapolsek Paliyan AKP Slamet Riyanto membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika Sudirman (32), warga Sayangan, Kalurahan Bandung, Playen, mengemudikan mobil Grand Max bernomor AB 8096 GD dari arah barat menuju timur.

Saat hendak mendahului kendaraan lain, dari arah berlawanan datang Doni Cahyono (28) yang mengendarai Yamaha NMax AB 5919 WP, membonceng Wiwit Riska Hayu P (35), warga Jamburejo, Sodo, Paliyan.

“Karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat dan posisi mobil sudah melewati garis tengah, tabrakan tidak bisa dihindarkan,” ujar AKP Slamet.

Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi kendaraan yang rusak parah. Pihak Polsek Paliyan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan.

AKP Slamet Riyanto menegaskan pentingnya kehati-hatian di jalan, terutama pada jalur sempit dan padat seperti kawasan Paliyan.

“Jangan memaksakan diri. Utamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya. (ef linangkung)