News  

Aksi Curanmor Honda CRF di Wates Terekam Kamera, Pelaku Masih Diburu

bernasnews – Pagi yang biasanya berjalan tenang di Dusun Beji, Wates, Kulon Progo, berubah menjadi ramai setelah seorang warga bernama RR. RTP (51) mendapati motor trail Honda CRF dengan nomor polisi AB 3875 LP miliknya hilang dari carport rumah.

Kejadian tersebut diketahui Rabu, 5 NOvember 2025 sekitar pukul 04.30 WIB dini hari, ketika salah satu anggota keluarga bangun dan melihat garasi dalam keadaan kosong.

Motor yang biasanya terparkir di halaman depan rumah itu tidak berada di tempat. Kecurigaan langsung mengarah pada tindak pencurian, dan keluarga mengecek rekaman kamera CCTV yang terpasang di area rumah.

Dugaan tersebut terbukti benar: sebuah rekaman memperlihatkan seorang pria tak dikenal masuk ke halaman dan membawa kabur motor tersebut.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, membenarkan laporan hilangnya kendaraan itu.

“Saksi pertama bangun tidur dan saat membuka pintu rumah bagian depan, ia kaget melihat motor Honda CRF yang biasa terparkir di carport sudah tidak ada. Setelah dicek melalui rekaman CCTV, terlihat seorang laki-laki tidak dikenal masuk ke halaman rumah dan membawa kabur motor tersebut,” ujar Iptu Sarjoko, Rabu, 5 November 2025 dikutip dari kabarjawa.com.

Aksi Terekam Jelas, Pelaku Bergerak Tenang

Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat datang seorang diri pada dini hari sekitar pukul 03.34 WIB.

Ia membuka pagar rumah tanpa menimbulkan suara mencolok, lalu langsung menuju motor korban. Mesin tidak dinyalakan di tempat, pelaku hanya menuntun motor keluar menuju jalan.

Aksi ini berlangsung singkat dan terencana, hanya dalam hitungan menit. Tidak ada kecurigaan atau suara mencolok yang membuat penghuni rumah terbangun.

Begitu menyadari kendaraan benar-benar hilang, keluarga segera menuju Polsek Wates dan membuat laporan resmi.

Menurut Iptu Sarjoko, penyelidikan sedang berjalan. “Saat ini unit Reskrim masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku berdasarkan rekaman CCTV serta keterangan saksi di sekitar lokasi,” jelasnya.

Kerugian dan Imbauan Keamanan

Motor trail berwarna merah yang hilang tersebut tidak hanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi kendaraan hobi bagi pemiliknya. Korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp27 juta dari kejadian tersebut.

Meski identitas pelaku belum diketahui, polisi menelusuri kemungkinan bahwa pencurian ini terkait jaringan pelaku curanmor yang beberapa waktu terakhir sering beraksi di wilayah Kulon Progo.

Sejumlah kasus sebelumnya memiliki pola serupa, yakni memanfaatkan kelengahan warga saat malam hari. Iptu Sarjoko menegaskan agar warga mengambil langkah pencegahan tambahan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam dan dini hari. Pastikan pagar dikunci, tambahkan kunci ganda pada kendaraan, dan pasang CCTV bila memungkinkan,” ujarnya.

Rangkaian Kasus Serupa

Kasus ini menambah panjang daftar laporan kehilangan kendaraan bermotor dalam beberapa bulan terakhir di Kulon Progo.

Beberapa peristiwa terjadi di lingkungan perumahan yang dianggap aman. Pola pencurian juga relatif sama: pelaku menarget kendaraan di area rumah warga saat penghuni tertidur.

Meski begitu, keberadaan CCTV di sejumlah rumah menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan. Rekaman kamera membantu polisi mengidentifikasi ciri pelaku dan arah keluar kendaraan.

Polisi berharap informasi tambahan dari warga sekitar dapat membantu mengungkap kasus ini. Bagi masyarakat yang melihat motor dengan ciri serupa atau gerak-gerik mencurigakan di wilayah sekitar, diminta melapor ke pihak berwajib. (Eln)