bernasnews — Suasana sebuah perkampungan perbukitan di Bantul mendadak berubah gaduh 2 November 2025 sore. Benturan keras terdengar dari arah jalan menurun yang biasa dilalui kendaraan warga.
Saat penduduk keluar rumah, mereka mendapati sebuah mobil pribadi sudah berada di pekarangan bawah permukiman dengan posisi miring dan bagian bodi yang rusak parah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa mobil tersebut melaju dari arah atas bukit. Saat memasuki jalur menurun yang cukup tajam, kendaraan mendadak keluar dari lajur dan menyambar sebuah sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi AB-2032-YD. Motor itu terparkir di tepi jalan dan rusak di bagian depannya setelah tertabrak.
“Mobil menabrak motor hingga akhirnya jatuh ke pekarangan rumah warga yang berada di pinggir bawah jalan,” jelas Kapolsek Purwosari AKP Boedi Haryanto dikutip dari kabarjawa.com.
Dugaan Kurang Konsentrasi
Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan dugaan kuat bahwa pengemudi kehilangan fokus ketika melintasi jalur yang menurun curam. Menurut polisi, kondisi jalan yang menurun tajam sering membuat pengemudi kurang mengantisipasi kecepatan kendaraan.
“Pengemudi diduga kehilangan fokus sesaat. Mobil kemudian keluar jalur dan menghantam motor yang terparkir,” ungkapnya.
Beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Pengemudi hanya mengalami luka lecet ringan, sementara penumpang lain dalam kondisi selamat. Mobil yang mereka tumpangi mengalami kerusakan cukup berat.
Bodi Penyok dan Kaca Pecah
Kondisi mobil tampak mengenaskan setelah kecelakaan. Kaca depan dan belakang pecah, sedangkan sisi kanan dan kiri bodi penyok cukup dalam akibat benturan dengan tembok pembatas serta motor yang ditabrak. Sepeda motor milik warga juga rusak di bagian depan.
“Kerugian materi dari pihak pengemudi diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta, sedangkan pemilik motor mengalami kerugian sekitar Rp500 ribu,” terang Boedi.
Untuk menghindari kemacetan dan bahaya lanjutan, petugas menurunkan mobil derek dan mengevakuasi kendaraan dari lokasi. Arus lalu lintas kembali normal tidak lama setelah proses evakuasi selesai.
Imbauan Kepolisian
Usai kejadian tersebut, pihak kepolisian mengingatkan pengemudi agar lebih waspada ketika melintasi jalur menurun atau tikungan tajam.
“Banyak pengemudi menganggap remeh jalur menurun. Padahal, kehilangan fokus satu detik saja bisa berakibat fatal. Kami harap pengendara lebih berhati-hati agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.
Kecelakaan ini menambah daftar insiden akibat kurangnya konsentrasi di jalan. Polisi meminta masyarakat untuk menjaga kecepatan, memastikan kondisi rem bekerja dengan baik, serta tidak mengalihkan perhatian saat berkendara.
Meski tidak memakan korban jiwa, kerusakan materi dan gangguan lalu lintas kembali menunjukkan bahwa lengah sekecil apa pun bisa berdampak besar. (Eln)











