bernasnews– Seorang pemotor bernama T (52), warga Panjatan, Kulon Progo, tew*s seketika. Mobil Toyota Kijang Innova menabrak motornya di depan Tomira Tambak, Wates, Sabtu dini hari (1/11/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.
Insiden maut itu menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di wilayah Kulon Progo. Menurut Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sardjoko, peristiwa tersebut terjadi ketika korban berusaha menyeberang dari arah selatan menuju utara jalan utama.
Korban keluar dari gang kecil dan hendak menyeberang ke utara, lalu berbelok ke timur arah Yogyakarta.
“Namun, sesaat setelah tiba di jalan utama, motor korban langsung dihantam mobil dari arah barat,” ungkapnya, Sabtu pagi.
Benturan keras itu membuat tubuh pemotor di Kulon Progo itu terpental beberapa meter. Ia meningg*l dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapat pertolongan medis.
Sementara itu, pengemudi mobil Toyota Kijang Innova, YP (36), warga Tegalrejo, Yogyakarta, tidak mengalami luka, begitu pula penumpangnya BBW (28) asal Colomadu, Karanganyar.
Petugas Satlantas Polres Kulon Progo segera datang ke lokasi setelah menerima laporan warga. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Petugas juga sudah mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan sebagai barang bukti.
“Dari hasil pemeriksaan awal, kuat dugaan kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor tidak memperhatikan arus kendaraan dari arah barat ketika keluar dari gang,” terang Iptu Sardjoko.
Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan faktor penyebab, termasuk kemungkinan kecepatan kendaraan dan kondisi penerangan di sekitar lokasi.
Jalan Purworejo–Wates adalah salah satu jalur rawan kecelakaan di wilayah barat Yogyakarta. Kondisi jalan yang lurus dan minim penerangan pada malam hari kerap membuat pengendara kehilangan kewaspadaan.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika melintas di jalur tersebut, terutama pada malam hingga dini hari.
“Kesadaran berkendara dengan memperhatikan kanan kiri saat menyeberang sangat penting. Satu detik lengah bisa berakibat fatal,” tegas Iptu Sardjoko. (ef linangkung)












