bernasnews — Umat Lingkungan “St. Vincentius” Langenastran, Panembahan, Kemantren Kraton, Paroki “Hati Kudus Tuhan Yesus” Pugeran Yogyakarta menyelenggarakan misa pesta nama, pada Rabu, 22 Oktober 2025.
Misa tersebut dipersembahkan oleh Romo Antonius Invaries Alpha Andriyanto, Pr, Vikaris Pastor Paroki. Perayaan misa dihadiri oleh 50 umat lingkungan Langenastran dan undangan dari wakil umat Lingkungan Gamelan, Suryoputran dan Wilayah Kraton.
“ Santo Vincentius a Paulo terkenal sebagai rasul cintakasih bagi kaum miskin dan penghibur orang-orang sakit,” tutur Romo Andri.
Menurut Romo Andri, Santo Vincentius a Paulo (1581-1660) adalah seorang imam Katolik Prancis yang dikenal sebagai “Bapak Orang Miskin” karena pelayanan dan cintanya yang mendalam terhadap kaum miskin dan sakit.
Selanjutnya Santo Vicentius mendirikan dua kongregasi, yaitu Kongregasi Misi (CM) dan Serikat Puteri-puteri Kasih (Suster PK), yang secara aktif melayani orang miskin, terlantar, dan sakit. “Santo Vicentous a Paulo juga dinyatakan sebagai Santo pelindung karya amal cinta kasih Gereja Katolik,” ungkap Romo Andrianto di awal misa.
“Saya berharap umat Lingkungan Langenastran juga meneladani St. Vincentius a Paulo,” harap Romo Andri.
“Hal tersebut dapat diwujudkan misalnya dengan kunjungan atau anjangsana kasih ke panti asuhan atau panti jompo. Umat dapat memberikan tanda kasih kepada mereka dan dilakukan secara rutin, misalnya setahun 1-2 kali,” lanjutnya.

Pada bagian lain, F. Joki Hartono TN, Tokoh Umat Katolik Paroki Pugeran menyampaikan apresiasi dan mengucapkan selamat kepada Umat Lingkungan “St. Vincentius” Langenastran yang telah merayakan misa pesta nama.
Selanjutnya Joki juga berharap pengurus dan umat lingkungan tetap semangat melaksanakan kegiatan dan juga meneladani semangat St. Vincentius a Paulo.
“Peringatan misa pesta nama seharusnya dilakukan pada tanggal 27 September, namun karena berbagai hal termasuk kesibukan Romo Andri maka baru dapat dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2025,” Y. Sri Susilo selaku Ketua Lingkungan “St. Vincentius” Langenastran, dalam rilisnya, Rabu (28/10/2025),
Lebih lanjut Susilo juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Romo Andri, Pengurus dan Umat Lingkungan Langenastran serta seluruh undangan yang hadir. Juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Keluarga ibu Bernadetta Wahyu Widayati Sumarsono yang telah memberikan fasilitas untuk tempat.
“Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Dorothea Wahyu Ariani yang mendukung fasilitas lain dan sekaligus mensyukuri anugerah Guru Besar di Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (FE UMBY),” pungkas Susilo. Usai misa pesta nama dilakukan ramah tamah dan pembagian sejumlah door prize. (*/ ted)











