Harga Emas Perhiasan Hari Ini, 29 Oktober 2025: Turun Dua Hari Beruntun, Cek Daftar Lengkap di Rajaemas dan Lakuemas

Ilustrasi harga emas perhiasan hari ini, 29 Oktober 2025. (Pixabay.com)

bernasnews – Pasar logam mulia kembali bergerak lesu. Berdasarkan pembaruan harga pada Rabu, 29 Oktober 2025, nilai emas perhiasan terpantau turun untuk hari kedua secara beruntun. Penurunan ini dirasakan di sejumlah toko emas besar, termasuk Rajaemas dan Lakuemas, yang menjadi rujukan banyak pembeli di Indonesia.

Di Rajaemas, harga emas perhiasan 24 karat hari ini berada di kisaran Rp2.025.000 per gram, turun Rp100.000 dibandingkan harga kemarin yang masih di level Rp2.120.000 per gram. Sementara itu, kadar terendah yaitu emas 5 karat dijual dengan harga paling murah, yakni Rp361.000 per gram.

Sementara itu, di Lakuemas, harga jual emas 24 karat dibanderol Rp1.970.000 per gram, juga mencerminkan tren pelemahan yang terjadi di pasar logam mulia domestik menjelang akhir Oktober 2025.

Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan di Lakuemas (29 Oktober 2025)

Untuk kamu yang ingin memantau perkembangan harga logam mulia hari ini, berikut daftar lengkap harga jual emas perhiasan di Lakuemas berdasarkan kadar karatnya:

Kadar KaratHarga per Gram
24K (99%)Rp 1.917.000
23KRp 1.708.000
22KRp 1.637.000
21KRp 1.566.000
20KRp 1.490.000
19KRp 1.414.000
18KRp 1.338.000
17KRp 1.262.000
16KRp 1.186.000
15KRp 1.112.000
14KRp 1.037.000
13KRp 963.000
12KRp 887.000
11KRp 811.000
10KRp 737.000
9KRp 661.000

Harga-harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi pasar internasional dan permintaan lokal.

Harga Emas Perhiasan di Rajaemas Hari Ini

Selain Lakuemas, Rajaemas juga menjadi salah satu acuan utama bagi pembeli emas di Indonesia. Berikut daftar harga emas perhiasan per gram di Rajaemas per 29 Oktober 2025:

Kadar KaratHarga per Gram
K24*Rp 2.025.000
K24Rp 1.915.000
K23Rp 1.652.000
K22Rp 1.579.000
K21Rp 1.508.000
K20Rp 1.436.000
K19Rp 1.364.000
K18Rp 1.293.000
K17Rp 1.221.000
K16Rp 1.149.000
K15Rp 1.078.000
K14Rp 1.006.000
K13Rp 933.000
K12Rp 863.000
K11Rp 791.000
K10Rp 718.000
K9Rp 648.000
K8Rp 575.000
K7Rp 503.000
K6Rp 433.000
K5Rp 361.000

Harga ini dapat dijadikan referensi bagi pembeli yang ingin berinvestasi maupun membeli emas untuk kebutuhan perhiasan.

Analisis Tren dan Faktor Penurunan Harga

Penurunan harga emas dalam beberapa hari terakhir dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain:

  1. Penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD), yang membuat harga emas di pasar domestik cenderung menurun.
  2. Koreksi harga emas global akibat ekspektasi kebijakan suku bunga oleh bank sentral dunia yang lebih stabil.
  3. Minat beli masyarakat yang sempat melandai setelah periode kenaikan harga pada awal bulan Oktober.

Meski terjadi penurunan, banyak analis menyebut bahwa kondisi ini merupakan waktu yang ideal untuk membeli emas, terutama bagi mereka yang berencana menjadikannya sebagai aset jangka panjang.

Tips Membeli Emas Perhiasan untuk Investasi

Jika kamu berniat membeli emas perhiasan sebagai bentuk investasi, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Pilih kadar emas tinggi, seperti 22 karat atau 24 karat, karena nilainya lebih stabil dan lebih mudah dijual kembali.
  2. Perhatikan sertifikat dan nota pembelian, terutama dari toko resmi seperti Rajaemas atau Lakuemas yang sudah terverifikasi.
  3. Cek harga emas harian sebelum membeli, karena fluktuasi harga bisa terjadi setiap hari.
  4. Pilih desain sederhana agar biaya pembuatan (ongkos tukang) tidak terlalu tinggi dan harga jual kembali lebih menguntungkan.
  5. Gunakan emas sebagai investasi jangka menengah hingga panjang, minimal 3–5 tahun, agar potensi keuntungan lebih maksimal.

Harga emas perhiasan hari ini, 29 Oktober 2025, menunjukkan tren penurunan di sejumlah toko besar. Di Rajaemas, harga emas 24 karat dibanderol Rp2.025.000 per gram, sedangkan di Lakuemas berada di angka Rp1.970.000 per gram.

Meski harga sedang melemah, kondisi ini justru menjadi peluang menarik bagi investor dan pembeli baru untuk mulai menambah koleksi emasnya sebelum harga kembali naik.

***