bernasnews – Bulan Oktober dikenal sebagai bulan Rosario bagi umat Katolik di seluruh dunia. Setiap hari selama bulan ini, umat diajak untuk merenungkan kehidupan Yesus dan Bunda Maria melalui doa Rosario.
Pada hari Senin, 27 Oktober 2025, Gereja Katolik mendaraskan Peristiwa Gembira, yang membawa umat untuk mengenang sukacita karya penyelamatan Allah yang dimulai sejak kabar gembira kepada Maria hingga Yesus ditemukan di Bait Allah.
Doa Rosario bukan hanya rangkaian doa, melainkan perjalanan batin bersama Bunda Maria untuk semakin dekat dengan Yesus Kristus. Berikut panduan lengkap doa Rosario hari Senin, 27 Oktober 2025, yang dapat dibacakan secara pribadi maupun bersama komunitas.
1. Tanda Salib
Doa Rosario dimulai dengan membuat tanda salib sebagai pengakuan iman dan penyerahan diri kepada Allah Tritunggal Mahakudus.
Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.
2. Doa Aku Percaya
Doa ini menjadi pengakuan iman umat akan Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Aku percaya akan Allah, Bapa yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita,
yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria,
yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, wafat, dan dimakamkan.
Yang turun ke tempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Mahakuasa.
Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus,
pengampunan dosa, kebangkitan badan, dan kehidupan kekal. Amin.
3. Doa Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
4. Doa Bapa Kami
Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah Kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.
5. Tiga Salam Maria
Doa ini didaraskan untuk memohon iman, harapan, dan kasih yang sempurna.
Salam Putri Allah Bapa:
Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita, dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.
Salam Bunda Allah Putra:
Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita, dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.
Salam Mempelai Allah Roh Kudus:
Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita, dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.
Peristiwa Gembira
Renungan hari Senin dan Sabtu dalam Rosario Katolik merenungkan lima peristiwa gembira berikut ini:
Peristiwa Gembira I Kabar Gembira kepada Perawan Maria
(Lukas 1:26–38)
Malaikat Gabriel diutus Allah ke Nazaret untuk menyampaikan kabar kepada Maria bahwa ia akan mengandung Putra Allah. Meski terkejut, Maria dengan penuh iman menjawab, “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu.”
Peristiwa ini mengajarkan kerendahan hati dan ketaatan kepada kehendak Allah.
Doa:
1 Bapa Kami
10 Salam Maria
1 Kemuliaan
1 Doa Fatima
“Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami, selamatkanlah kami dari api neraka, dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, terutama jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu.”
Peristiwa Gembira II Maria Mengunjungi Elisabet
(Lukas 1:39–45)
Maria segera berangkat ke pegunungan Yehuda untuk mengunjungi saudarinya, Elisabet. Saat mendengar salam Maria, bayi dalam rahim Elisabet melonjak kegirangan. Elisabet pun berkata, “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan, dan diberkatilah buah rahimmu.”
Peristiwa ini mengajak umat untuk hidup dalam pelayanan dan membawa sukacita bagi sesama.
Doa:
1 Bapa Kami
10 Salam Maria
1 Kemuliaan
1 Doa Fatima
Peristiwa Gembira III Kelahiran Yesus di Betlehem
(Lukas 2:1–7)
Maria dan Yusuf pergi ke Betlehem untuk didaftarkan. Di sana, Maria melahirkan Yesus dan meletakkan-Nya di palungan karena tidak ada tempat di penginapan.
Peristiwa ini mengingatkan kita akan kerendahan hati Sang Juru Selamat yang datang ke dunia dalam kesederhanaan.
Doa:
1 Bapa Kami
10 Salam Maria
1 Kemuliaan
1 Doa Fatima
Peristiwa Gembira IV – Yesus Dipersembahkan di Bait Allah
(Lukas 2:22–40)
Ketika genap waktunya, Maria dan Yusuf mempersembahkan Yesus di Bait Allah. Simeon yang saleh memuji Allah karena telah melihat keselamatan yang dijanjikan. Ia berkata kepada Maria, “Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan dan membangkitkan banyak orang.”
Peristiwa ini menumbuhkan ketaatan dalam menjalankan hukum Tuhan.
Doa:
1 Bapa Kami
10 Salam Maria
1 Kemuliaan
1 Doa Fatima
Peristiwa Gembira V Yesus Ditemukan dalam Bait Allah
(Lukas 2:41–52)
Ketika berusia dua belas tahun, Yesus tinggal di Bait Allah tanpa sepengetahuan orang tua-Nya. Setelah tiga hari mencari, Maria dan Yusuf menemukan-Nya sedang berbicara dengan para ahli Taurat.
“Yesus berkata: Tidakkah kamu tahu bahwa Aku harus berada di rumah Bapa-Ku?”
Peristiwa ini mengajarkan ketaatan kepada kehendak Allah dan kerinduan untuk selalu berada di hadirat-Nya.
Doa:
1 Bapa Kami
10 Salam Maria
1 Kemuliaan
1 Doa Fatima
Penutup Rosario
Setelah kelima peristiwa direnungkan, umat menutup doa Rosario dengan:
Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Terpujilah
Terpujilah nama Yesus, Maria, dan Yusuf, sekarang dan selama-lamanya. Amin.
Tanda Salib
Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.
Makna dan Harapan Doa Rosario Hari Senin, 27 Oktober 2025
Mendaraskan Rosario di awal pekan memberikan semangat baru untuk memulai minggu dengan hati yang damai dan penuh harapan. Melalui peristiwa-peristiwa gembira ini, umat Katolik diajak meneladani ketaatan Maria dan kerendahan hati Yesus.
Semoga setiap butir doa yang terucap menjadi persembahan kasih dan membawa kedamaian bagi dunia, keluarga, serta kehidupan pribadi. Dengan hati yang terbuka, biarlah doa Rosario hari ini menuntun setiap umat semakin dekat kepada Allah dan semakin mencintai sesama.
***












