News  

BMKG DIY Minta Warga Waspada Hujan Sedang Disertai Petir dan Angin Kencang, Sabtu 18 Oktober 2025

bernasnews– Suasana cerah di langit Yogyakarta pada Sabtu pagi (18/10/2025) tampak menenangkan. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daerah Istimewa Yogyakarta justru mengeluarkan peringatan dini tentang potensi hujan sedang yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang, terutama di beberapa wilayah bagian utara DIY.

BMKG mencatat memasuki siang hingga sore hari, massa awan tebal mulai bergerak ke utara Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul. Wilayah-wilayah ini berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang, yang dapat disertai kilat dan tiupan angin kencang.

Sementara itu, Kota Yogyakarta dan Bantul bagian utara juga berpotensi diguyur hujan ringan. Malam hari, Kulon Progo bagian selatan berpotensi hujan ringan menjelang malam, sementara Gunungkidul bagian selatan dan Bantul bagian selatan akan menerima hujan ringan menjelang dini hari.

Dengan suhu udara yang berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 95 persen, kondisi atmosfer cukup ideal untuk memicu pembentukan awan konvektif yang sering menimbulkan hujan lokal disertai kilat.

Arah angin bertiup dari Timur ke Selatan dengan kecepatan antara 10 hingga 30 kilometer per jam. Di perairan selatan Yogyakarta, tinggi gelombang laut mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, yang tergolong kategori sedang.

Dalam peringatan dininya, BMKG menekankan agar masyarakat di Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara meningkatkan kewaspadaan.

Ketiga wilayah ini berpotensi mengalami cuaca ekstrem lokal berupa hujan sedang yang dapat disertai kilat dan angin kencang berdurasi singkat.

BMKG Yogyakarta menjelaskan bahwa wilayah DIY saat ini tengah berada pada fase peralihan dari kemarau menuju musim hujan. Dalam periode ini, pola angin, suhu, dan kelembapan udara berubah cepat, sehingga hujan deras disertai petir kerap terjadi secara tiba-tiba.

“Warga perlu memahami bahwa saat pancaroba, cuaca bisa berubah dalam hitungan jam. Pagi bisa cerah, tapi sore bisa turun hujan lebat dengan petir,” ungkapnya dalam keterangannya. (ef linangkung)