bernasnews – Peringatan Hari Santri 2025 di Kota Yogyakarta antara lain akan diisi dengan Pengajian Khataman Al Quran oleh jajaran Kantor Kementrian Agama Kota Yogyakarta, Jumat (17/10). Kegiatan Hari Santri 2025 dipusatkan di lima pondok pesantren di wilayah Yogyakarta yakni Pondok Pesantren Kotagede, Timoho, Karangwaru, Tegalrejo, dan Mantrijeron yang menjadi tempat utama bersih-bersih pada peringatan hari itu.
“Hari Santri merupakan amanah yang telah disampaikan oleh Presiden Indonesia bahwa tanggal 22 Oktober 2025 diperingati sebagai Hari Santri,” kata Kepala Kantor Kemenmterian Agama Kota Yogyakarta H. Ahmad Shidqi, S. Psi., M.Eng dalam jumpa pers Peringatan Hari Santri bertema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” di ruang rapat lantai 1 Dinas Kominfosan Kota Yogyakarta, Kamis (16/10).
Hadir sebagai narasumber yaitu H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng selaku Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Yogyakarta, kemudian Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Ahmad Haryoko, S.E..M.Si dan Kepala Dinas Kesejahteraan Rakyat Hilmi Arifin, S.E.,M.S.E,M.A.. Dalam jumpa pers ini mereka menyampaikan rangkaian kegiatan Peringatan Hari Santri yang akan dilaksanakan pada Rabu (22/10)
Pada acara bersih-bersih di Pondok Pesantren Hidayatul Mutadi’in hari Jumat (17/10) akan dihadiri Walikota Kota Yogyakarta, sekaligus akan diadakan penanaman Bersama biopori. Puncak Hari Santri yaitu Apel Santri dilaksanakan di Lapangan Balaikota Yogyakata, Rabu (22/10) pukul 10.00 WIB. Acara ini akan dihadiri oleh 2.000 santri. Berkenaan dengan acara itu, pihak Kementrian Agama Kota Yogyakarta akan melakukan pengaturan jalan di Yogyakarta dan sekitar Balaikota Yogyakarta. (mar/Syifa Alisyia dan Molis)











