Panduan Doa Rosario Hari Selasa 14 Oktober 2025 Lengkap Renungan Setiap Peristiwa

Ilustrasi doa Rosario hari Selasa, 14 Oktober 2025. (Pixabay.com)

bernasnews – Bulan Oktober dikenal sebagai Bulan Rosario, masa khusus bagi umat Katolik untuk mempersembahkan doa-doa melalui perantaraan Bunda Maria.

Doa Rosario tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada Santa Perawan Maria, tetapi juga menjadi kesempatan bagi umat beriman untuk memohon perlindungan dan berkat Tuhan melalui ibunda Yesus Kristus ini.

Pada Selasa, 14 Oktober 2025, Gereja Katolik mendaraskan Peristiwa Sedih (Dolorosa), yang mengajak umat merenungkan penderitaan dan kasih Yesus dalam perjalanan menuju penebusan manusia. Doa ini dapat dilakukan di gereja, lingkungan rohani, atau di rumah masing-masing secara pribadi maupun bersama keluarga.

Artikel berikut menyajikan panduan lengkap doa Rosario Hari Selasa, mencakup susunan doa, renungan pada setiap peristiwa, serta contoh ujud doa harian yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan rohani.

Pembuka Doa Rosario

Tanda Salib

Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Amin.

Aku Percaya
Aku percaya akan Allah,
Bapa yang Maha Kuasa,
Pencipta langit dan Bumi;
Dan akan Yesus Kristus,
Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita;
Yang dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria;
Yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus;
Disalibkan, wafat dan dimakamkan;
Yang turun ke tempat penantian,
Pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati;
Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa;
Dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja Katolik yang Kudus,
Persekutuan para kudus,
Pengampunan dosa,
Kebangkitan badan,
Kehidupan kekal.
Amin.

Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad.
Amin.

Bapa Kami
Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu di atas Bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
Dan ampunilah kesalahan kami,
Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
Amin.

Salam Putri Allah Bapa
Salam Putri Allah Bapa, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin.

Salam Bunda Allah Putra
Salam Bunda Allah Putra, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin.

Salam Mempelai Allah Roh Kudus
Salam Mempelai Allah Roh Kudus, Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,
Terpujilah engkau di antara wanita,
Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
Doakanlah kami yang berdosa ini
Sekarang dan waktu kami mati.
Amin.

Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad.
Amin.

Terpujilah
Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya.
Amin.

Peristiwa Sedih yang Pertama

Yesus Berdoa kepada Bapa-Nya di Surga dalam Sakaratul Maut

“Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau berkenan, ambilah cawan ini dari hadapan-Ku, tetapi janganlah menurut kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu yang terjadi.”
(Matius 26:39)

Renungan:
Yesus mengajarkan kita untuk selalu taat pada kehendak Bapa, meski dalam penderitaan. Saat kita menghadapi ujian dan kesedihan, iman dan keteguhan hati menjadi bukti bahwa kita percaya Tuhan selalu menyertai.

Doa:
Bapa, ajarlah kami untuk selalu mengikuti kehendak-Mu. Ketika kami menghadapi pencobaan, ingatkanlah kami bahwa Engkau adalah Bapa yang setia dan selalu menyayangi kami.

Bapa Kami
Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah nama-Mu.
Datanglah kerajaan-Mu.
Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
Dan ampunilah kesalahan kami,
Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
Amin.

Salam Maria (10 kali)
Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu…

Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad.

Amin.

Terpujilah
Terpujilah nama Yesus, Maria, dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya.
Amin.

Doa Fatima
Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami…

Peristiwa Sedih yang Kedua

Yesus Didera

“Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya serta berlutut menyembah-Nya.”
(Markus 15:19-20a)

Renungan:
Penderitaan Yesus dalam dera menjadi pengingat bahwa kasih-Nya melampaui segala penghinaan dan rasa sakit. Ia menanggung semua demi penebusan dosa manusia.

Doa:
Bapa, berilah kami kekuatan untuk mengingat sengsara Putra-Mu. Semoga kami mampu memikul salib kehidupan dengan cinta dan kesabaran, sebagaimana Kristus menanggung penderitaan bagi kami.

(Lanjutkan dengan Bapa Kami, Salam Maria 10 kali, Kemuliaan, Terpujilah, dan Doa Fatima seperti pada peristiwa pertama.)

Peristiwa Sedih yang Ketiga

Yesus Dimahkotai Duri

“Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu berkata: ‘Salam, hai Raja orang Yahudi!’”
(Markus 15:17-18)

Renungan:
Mahkota duri menjadi lambang cinta dan kerendahan hati Yesus. Ia menerima penghinaan tanpa membalas, sebagai tanda pengampunan sejati.

Doa:
Bapa, melalui penderitaan Putra-Mu yang dimahkotai duri, ajarlah kami mengampuni mereka yang menyakiti kami. Jadikan hati kami penuh kasih dan jauh dari kebencian.

(Lanjutkan doa Bapa Kami, Salam Maria 10 kali, Kemuliaan, Terpujilah, dan Doa Fatima.)

Peristiwa Sedih yang Keempat

Yesus Memanggul Salib-Nya ke Gunung Kalvari

“Sambil memikul salib-Nya, Ia pergi keluar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak (Golgota).”
(Yohanes 19:16b)

Renungan:
Setiap orang memiliki salibnya masing-masing. Dengan meneladani Yesus yang memanggul salib tanpa keluh, kita diajak untuk menerima penderitaan dengan iman dan pengharapan.

Doa:
Bapa, tuntunlah kami agar mampu memikul salib kehidupan dengan tabah. Jadikan kami serupa dengan Kristus yang tetap taat dalam penderitaan demi kasih kepada manusia.

(Lanjutkan doa seperti peristiwa sebelumnya.)

Peristiwa Sedih yang Kelima

Yesus Wafat di Salib

“Yesus berseru dengan suara nyaring: ‘Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu, Kuserahkan nyawa-Ku.’ Sesudah berkata demikian, Ia menyerahkan nyawa-Nya.”
(Lukas 23:46)

Renungan:
Kematian Yesus di salib adalah puncak kasih Allah bagi dunia. Dalam wafat-Nya, manusia menerima hidup baru dan keselamatan kekal.

Doa:
Bapa yang penuh kasih, terimalah kami dalam kerajaan-Mu sebagaimana Engkau menerima Putra-Mu. Hadirlah dekat kami di saat kematian, agar kami beristirahat dalam kasih-Mu yang abadi.

(Lanjutkan doa Bapa Kami, Salam Maria 10 kali, Kemuliaan, Terpujilah, dan Doa Fatima.)

Doa Kepada Santo Yusuf

Salam, Penjaga Sang Penebus,
Mempelai Santa Perawan Maria.
Kepadamu, Allah mempercayakan Putra-Nya yang tunggal.
Di dalam dirimu, Maria menaruh kepercayaannya,
Bersamamu, Kristus menjadi manusia.
Santo Yusuf,
Kepada kami, perlihatkan dirimu sebagai seorang bapa,
Dan bimbinglah kami di jalan kehidupan.
Perolehkan bagi kami rahmat, belas kasih, dan keberanian,
Serta lindungi kami dari setiap kejahatan.

Tanda Salib
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Amin.

5 Contoh Ujud Doa Rosario Hari Ini

Untuk kedamaian dunia

Semoga Tuhan menuntun para pemimpin bangsa agar menegakkan keadilan, menghormati kehidupan, dan memelihara perdamaian di antara umat manusia.

Untuk keluarga-keluarga yang sedang berjuang

Semoga setiap keluarga yang menghadapi kesulitan ekonomi, sakit, atau perpecahan diberi kekuatan dan penghiburan oleh Tuhan.

Untuk para penderita dan orang sakit

Semoga mereka memperoleh kesembuhan jasmani dan rohani, serta merasakan kasih Allah melalui perhatian orang-orang di sekitarnya.

Untuk Gereja dan umat beriman

Semoga umat Katolik di seluruh dunia semakin setia dalam doa dan pelayanan, meneladani kerendahan hati Bunda Maria.

Untuk diri sendiri dan orang-orang terkasih

Semoga setiap doa Rosario yang didaraskan hari ini membawa damai, pengampunan, dan berkat bagi seluruh keluarga serta sahabat-sahabat kita.

Demikianlah susunan doa Rosario hari Selasa, 14 Oktober 2025.

***