News  

Jadwal KRL Solo Jogja Hari Ini 8 Oktober 2025, Pemberhentian Setiap Stasiun

Ilustrasi inilah jadwal KRL Solo Jogja hari ini, 8 Desember 2025 (Freepik.com)

bernasnews – Kereta Rel Listrik (KRL) rute Solo-Yogyakarta terus menjadi pilihan utama masyarakat yang menginginkan moda transportasi cepat, efisien, dan terjangkau. Pada hari ini, Rabu, 8 Oktober 2025, layanan KRL Solo-Jogja kembali beroperasi secara normal sesuai jadwal resmi yang dikeluarkan oleh PT KAI Commuter.

Rangkaian perjalanan ini melayani penumpang dari Stasiun Palur di Kota Solo hingga Stasiun Tugu Yogyakarta dengan sejumlah pemberhentian di berbagai stasiun utama. Rute ini dikenal sebagai salah satu jalur tersibuk di Jawa Tengah karena menghubungkan tiga wilayah penting: Surakarta, Klaten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

KRL Solo-Jogja: Moda Transportasi Favorit Antar Kota

Sejak pertama kali beroperasi, KRL relasi Solo–Yogyakarta menjadi tulang punggung transportasi harian bagi masyarakat yang bekerja, kuliah, maupun berwisata. Dengan tarif yang ramah di kantong dan jadwal keberangkatan yang padat, perjalanan antar kota ini menjadi lebih mudah dan nyaman.

KRL ini beroperasi sejak pagi buta hingga malam hari, sehingga pengguna dapat menyesuaikan jadwal sesuai kebutuhan. Selain itu, seluruh perjalanan dilengkapi dengan sistem pembayaran nontunai melalui kartu elektronik seperti Kartu Multi Trip (KMT), e-money, dan LinkAja untuk kemudahan transaksi di setiap stasiun.

Rute dan Pemberhentian KRL Solo-Yogyakarta

Seluruh perjalanan KRL Solo-Jogja melewati total 13 stasiun, yaitu:

  1. Stasiun Palur

  2. Stasiun Solo Jebres

  3. Stasiun Solo Balapan

  4. Stasiun Purwosari

  5. Stasiun Gawok

  6. Stasiun Delanggu

  7. Stasiun Ceper

  8. Stasiun Klaten

  9. Stasiun Srowot

  10. Stasiun Brambanan

  11. Stasiun Maguwo

  12. Stasiun Lempuyangan

  13. Stasiun Tugu Yogyakarta

Dengan banyaknya titik pemberhentian, penumpang dapat memilih stasiun keberangkatan dan tujuan yang paling sesuai dengan aktivitas harian mereka.

Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Hari Ini, Rabu 8 Oktober 2025

Berdasarkan data resmi dari PT KAI Commuter untuk periode 6-12 Oktober 2025, berikut jadwal keberangkatan KRL dari Stasiun Palur menuju Stasiun Tugu Yogyakarta:

Dari Stasiun Palur:
05.00 WIB
06.05 WIB
07.15 WIB
08.56 WIB
10.40 WIB
12.50 WIB
13.43 WIB
15.35 WIB
16.35 WIB
18.05 WIB
19.45 WIB
20.42 WIB

Dari Stasiun Solo Jebres:
05.06 WIB
06.11 WIB
07.21 WIB
09.02 WIB
10.46 WIB
12.56 WIB
13.49 WIB
15.41 WIB
16.41 WIB
18.11 WIB
19.51 WIB
20.48 WIB

Dari Stasiun Solo Balapan:
05.13 WIB
06.18 WIB
07.27 WIB
09.08 WIB
10.52 WIB
13.03 WIB
13.55 WIB
15.48 WIB
16.47 WIB
18.19 WIB
20.01 WIB
20.54 WIB

Dari Stasiun Purwosari:
05.18 WIB
06.23 WIB
07.32 WIB
09.13 WIB
10.57 WIB
13.08 WIB
14.00 WIB
15.53 WIB
16.52 WIB
18.24 WIB
20.06 WIB
20.59 WIB

Dari Stasiun Klaten:
05.48 WIB
06.53 WIB
08.02 WIB
09.55 WIB
11.26 WIB
13.38 WIB
14.29 WIB
16.23 WIB
17.21 WIB
18.53 WIB
20.36 WIB
21.28 WIB

Dari Stasiun Maguwo:
06.10 WIB
07.15 WIB
08.24 WIB
10.16 WIB
11.47 WIB
14.00 WIB
14.42 WIB
16.44 WIB
17.42 WIB
19.14 WIB
20.57 WIB
21.49 WIB

Tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta:
06.23 WIB
07.29 WIB
08.39 WIB
10.27 WIB
11.59 WIB
14.12 WIB
15.06 WIB
16.56 WIB
17.55 WIB
19.35 WIB
21.09 WIB
22.01 WIB

Panduan Naik KRL Solo-Jogja

Bagi pengguna baru KRL, berikut beberapa panduan penting:

  • Pembayaran tiket: Gunakan kartu elektronik (KMT, e-money, Brizzi, TapCash, atau LinkAja). Pastikan saldo cukup sebelum masuk gate.

  • Check-in dan check-out: Tempelkan kartu di mesin tap saat masuk dan keluar stasiun agar perjalanan tercatat dengan benar.

  • Etika perjalanan: Dahulukan penumpang turun sebelum naik, dan selalu jaga kebersihan serta ketertiban selama di dalam kereta.

  • Akses informasi: Jadwal resmi KRL Solo-Jogja dapat dipantau secara langsung melalui aplikasi KRL Access atau situs resmi KAI Commuter.

Dengan layanan yang stabil dan jadwal yang padat, KRL Solo-Yogyakarta tetap menjadi pilihan ideal bagi masyarakat yang beraktivitas lintas kota. Tidak hanya cepat dan terjangkau, tetapi juga ramah lingkungan serta mendukung mobilitas perkotaan yang berkelanjutan.

***